Harapan kesepakatan Dagang AS dan China Dorong Penguatan Dolar, Harga Emas Anjlok

JAVAFX – Harga emas turun 2% pada hari Selasa karena ekspektasi AS akan menurunkan tarif impor Cina sehingga meredakan kekhawatiran akan resesi global. Spot gold turun 1,8% menjadi $ 1,481.81 per ons. Emas berjangka AS ditutup turun 1,8% pada $ 1,483.70.

Logam, yang cenderung meningkat selama masa krisis ekonomi dan politik, turun sebanyak 2% ke level terendah dalam hampir tiga minggu pada $ 1,479.25 per ons di awal sesi dan berada di jalur untuk penurunan persentase satu hari terbesar sejak akhir September.

Gold Trading

“Faktor utama (untuk penurunan emas) adalah penurunan dalam beberapa tarif impor Tiongkok dan bagian dari kesepakatan perdagangan ‘fase satu’ yang dilalui,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures. “Juga, ekuitas global telah diperdagangkan secara signifikan lebih tinggi dalam beberapa sesi terakhir, ditambah dengan sedikit terobosan dalam tarif AS-China, memberikan tekanan pada apa pun di mana ada keamanan saat ini.”

Dolar mendapat dukungan positif atas ekspektasi penurunan tarif impor China dan harapan akan kesepakatan dagang AS dan China fase satu. Sementara harga emas anjlok dalam satu hari perdagangan yang terbesar sejak akhir September. Harga emas ditutup turun di level $1483.40 dan pergerakan dibawah angka psikologis $1500 menipiskan harapan Gold untuk bergerak bullish. Secara teknikal Gold diprediksi masih cenderung bergerak turun, dengan kemungkinan koreksi naik terbatas ke Pivot Point daily di level $1490.78.

Penurunan diprediksi mengincar level support di $1460.00.

 

 

 

 

 

 

Swendy