Harga Emas Berharap Bisa Beralih ke Sisi Utara

0
1104

JAVAFX – Analisa fundamental di hari Rabu(6/12/2017), harga emas berharap bisa beralih ke sisi Utara atau sisi penguatannya kembali pada perdagangan hari ini sehingga kami melihat bahwa emas kemungkinan besar masih akan berusaha mendekati kembali level psikologis emas di $1300 pertroy ounce. Hal ini disebabkan oleh besarnya harapan bahwa sisi reformasi pajak tidak diungkapkan lagi ke lantai perdagangan dunia dan akan disusul oleh data tenaga kerja AS yang kurang mengetat.

Seperti kita ketahui bahwa pasar diperdagangan kemarin kondisi greenback masih berani bergerak menekan emas, sehingga hal ini mengakibatkan harga emas kontrak Februari di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $9,00 atau 0,70% di level $1268,70 pertroy ounce.

Tren pergerakan emas memang masih terlihat negatif dimana sisi reformasi pajak yang sudah sedikit mendapatkan titik terang pasca Senat AS sudah sepakat bahwa kebijakan bantuan fiskal memang akan segera dilaksanakan mulai awal 2019. Ini memang fenomenal bagi pemerintahan administrasi Trump yang untuk pertamakalinua berhasil meloloskan rancangan undang-undangnya setelah sebelumnya gagal meloloskan penggantian ObamaCare, sehingga kali ini menunggu buah manis dari kesepakatan dan rekonsiliasi antara Senat dengan Kongres AS agar segera ditandatangani Trump sebagai UU baru sebelum akhir tahun ini.

Memang pemotongan pajak penghasilan tersebut akan membawa berkah yang cukup besar bagi laju pertumbuhan ekonomi AS, khususnya daya beli masyarakat, yang dipercaya bisa meningkatkan sekitar setengah persen laju PDB pertahunnya, dan ini memang sangat diharapkan oleh the Fed dalam usahanya menormalkan kembali tingkat suku bunganya. Kisaran normal suku bunga the Fed untuk sementara di kisaran 2,5% hingga 3%.

Kesempatan ini juga peluang bagus bagi the Fed dan dolar AS dimana dengan reformasi pajak tersebut, maka defisit anggaran AS akan bertambah minimal $1,4 trilyun selama 10 tahun kedepan sehingga pemerintah AS harus terus mencetak surat hutangnya, dan rata-rata investor suka dengan surat hutang AS karena kupon dan yieldnya akan selalu naik.

Mendengar kenaikan suku bunga the Fed tentu menjadi berkah bagi greenback dan arahan jual bagi mata uang dunia lainnya serta emas. Faktor suku bunga the Fed memang masih menjadi magnet bagi masa depan greenback dalam usahanya memulihkan ekonominya dimana selalu terjadi tarik-ulur dari investor sendiri dimana jadi pertanyaan selama beberapa bulan ini yaitu berapa kali lagi bank sentral AS tersebut menaikkan suku bunganya.

Pasar sekarang berharap dengan pelemahan greenback kepada memburuknya data situasi tenaga kerja AS yang akan rilis mulai nanti malam hingga Jumat nanti sehingga harga emas masih dapat menggeliat lagi.

Sumber berita: Reuters, MarketWatch, Investing, Bloomberg
Sumber gambar: Bloomberg