Harga Emas Berhasil Himpun Sisi Beli Kembali

JAVAFX – Harga emas berhasil menghimpun sisi belk kembali pada perdagangan sehari sebelumnya, namun sekali lagi masih bertahan dibawah level $1300 pertroy ounce mengakhiri penurunan 4 hari sebelumnya dengan sedikit bantuan dari konflik di Spanyol dan akan terpilihnya Jerome Powell.
Sebelumnya dari data ekonomi AS tentang kegiatan industri di Philadelphia mengalami kondisi yang meningkat lagi. Sedangkan klaim pengangguran mingguan AS juga kembali mengalami penurunan dimana kali ini angka 222 ribu klaim menrupakan angka klaim terendah sejak 44 tahun lalu. Artinya bahwa pemulihan pasca bencana alam awal September lalu mulai nampak untuk mendorong kembali pasar tenaga kerja AS yang akan lebih ketat.
Namun pasar masih melihat kandidat pengganti Yellen di Februari dimana Trump sepertinya lebih memilih Jerome Powell ketimbang kandidat lainnya termasuk John Taylor dan Janet Yellen. Karakter Powell mirip dengan Yellen yaitu sama-sama menginginkan kenaikan suku bunga secara terjadwal alias tidak atraktif, seperti Taylor yang terkenal selalu menyerukan suku bunga the Fed terlalu rendah.
Hal inilah yang sedikit banyak membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $8,90 atau 0,69% di level $1291,90 pertroy ounce. Untuk harga perak kontrak Desember di Comex ditutup menguat $0,28 atau 1,64% di level $17,27 pertroy ounce.
Sejauh ini, keberhasilan emas untuk kembali mendekati level psikologis $1300 pertroy ounce selain karena persoalan politik di Spanyol. Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy akan mencabut sebagian besar otonomi khusus wilayah Catalunya yang beberapa pekan lalu ingin memisahkan diri dari pemerintah pusat.
Artikel 155 adalah upaya terakhir Rajoy untuk menenangkan pasar dengan menekan dan memberikan sanksi berat kepada Catalunya atas kebandelannya untuk usaha referendum yang gagal tersebut. Upaya Rajoy ini juga ingin menjaga keutuhan Uni Eropa agar tidak terulang kembali peristiwa Brexit tahun lalu.
Festial Diwalli di India kemarin sudah berakhir selama seminggu sebelumnya, sehingga diharapkan permintaan emas India juga masih terjaga. Data pertumbuhan ekonomi China sedikit menurun, namun hasil rapat 5 tahunan Partai Komunis China mengisyaratkan bahwa kondisi ekonomi China di masa mendatang masih akan baik-baik saja sehingga permintaan emas juga kemungkinan masih akan tinggi.
Sejauh ini pula yang membawa bursa saham Wall Street mengalami peningkatan dimana DowJones spot ditutup naik 0,02%. Sedangkan indeks dolar atau Dixie turun 0,30% di angka 93,093. Sepanjang hari ini minim sekali akan data, hanya ada kegiatan perumahan di AS nanti malam.
mber berita: Reuters, Investing, Bloomberg, MarketWatch, BBC
Sumber gambar: Yahoo Finance.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.