Harga Emas Gagal Pertahankan Penguatannya

JAVAFX – Harga emas gagal pertahankan penguatannya pada perdagangan Rabu kemarin di mana sisi beli emas sempat muncul di tengah akan tingginya inflasi dan mulai redanya perang dagang.

Dari hasil rilis membaiknya data ISM non-manufaktur sehari sebelumnya, di mana sisi ekspansinya mengalami peningkatan terbaik sejak tahun lalu, membuat komponen harga di tingkat produsen juga mengalami kenaikan sehingga tekanan laju inflasi di tingkat konsumen AS juga mengalami peningkatan. Kondisi inflasi yang meningkat ini membuat investor berpikir di sisi lain bahwa mereka butuh aset penahan nilai inflasi yang meninggi, yaitu mereka butuh emas sebagai pelindung nilainya.

Gold Trading

Kondisi ini memang sempat membuat harga emas naik, namun membaiknya data neraca perdagangan AS telah berhasil mengikis penguatan emas tersebut. Apalagi pasar saham AS semalam menguat tajam, sehingga pasar komoditas kurang begitu menarik minat investor.

Alhasil hal ini membuat harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $1,00 atau 0,08% di level $1301,20 per troy ounce. Sedangkan harga perak kontrak Juli di Comex ditutup menguat $0,16 atau 0,98% di level $16,70 per troy ounce.

Data-data ekonomi AS pekan lalu dan pekan ini memang memberikan dorongan yang kuat bagi suku bunga the Fed yang memang seharusnya untuk bergerak naik di bulan Juni ini, sehingga emas tertahan pergerakan positifnya.

Investor sebetulnya masih khawatir dengan masalah perang dagang yang diserukan AS. Beberapa negara G7 jelang pertemuan tingkat tinggi di Kanada akhir pekan ini, juga telah memberikan pernyataan yang pada intinya menyesalkan kebijaksanaan Trump, namun Trump berdalih ingin mendapatkan keadilan dalam melakukan perdagangan dengan negara lain. Namun Menteri Keuangan Steven Mnuchin berusaha membujuk Presiden Trump agar Kanada dibebaskan dari kebijakan tarif.

China sendiri akan mengurangi surplus perdagangannya dengan AS sekitar $70 milyar per tahunnya, sehingga potensi perang dagang sedikit mereda.

Untuk perdagangan sebelumnya di bursa saham Wall Street ditutup di ruang positif, di mana bursa DowJones ditutup naik 1,40%. Sedangkan untuk indeks dolar atau Dixie mengalami pelemahannya sebesar 0,22% di level 93,665. Sepanjang hari ini, data ekonomi penting yang bisa dilihat dan mempengaruhi pergerakan emas, yaitu neraca perdagangan Australia, data revisi PDB zona euro dan klaim pengangguran mingguan AS.

(Sumber: Analis JAVAFX)
Untuk mendapatkan free signal trading, analisa market mingguan, full support langsung dari analis,

Hubungi JAVAFX :

Phone / WhatsApp : 082116448874

Apakah Anda membutuhkan informasi Training JAVAFX, Introducer Broker – IB, belajar forex, teknikal forex, signal forex, strategi forex dan analisa forex untuk melakukan transaksi trading forex, trading emas, trading oil, trading index minggu ini? Segera Hubungi Analis JAVAFX
Author : Adhi Gunadhi