Harga Emas Inginkan Reaksi Beli Dilanjutkan

JAVAFX – Berita komoditas di hari Kamis(9/11/2017), harga emas inginkan reaksi beli dilanjutkan kembali untuk segera meraih sisi positifnya yang lebih besar pada perdagangan hari ini. Di sisi lain, sisi beli emas muncul dengan harapan bahwa data ekonomi AS yang akan rilis hari ini mendukung pergerakan positif dari emas tersebut.

Sebelumnya menurut World Gold Council bahwa permintaan emas di kuartal ketiga lalu mengalami penurunan 9% menjadi 915 ton saja, sebuah angka kuartal ketiga terkecil sejak 2009.

Sejauh ini pula harga emas belum bergerak banyak disaat Presiden Trump sedang bertemu dengan Presiden Xi Jinping hari ini sehingga investor belum menentukan sikap untuk mengoleksi portfolio berbasis dolar AS lagi atau emas karena masih menantikan hasil pertemuan kedua belah pihak tersebut. Namun setidaknya emas juga tidak jadi menguat tajam karena seperti kita ketahui bahwa kunjungan Trump tersebut juga merupakan salah satu kunjungan untuk mengucapkan rasa terima kasih AS terhadap China yang setuju untuk mengembargo Korea Utara beberapa bulan lalu.

Tujuan embargo tersebut merupakan upaya dunia khususnya AS untuk meredam keinginan Korea Utara melakukan pengembangan tehnologi nuklirnya sehingga embargo tersebut cukup berhasil meredam keinginan Pyonyang dengan bukti kondisi Semenanjung Korea sampai hari ini masih tenang-tenang saja.

Selain itu diharapkan pertemuan Trump-Xi tersebut membuka kembali lembaran perdagangan kedua belah pihak sehingga tidak ada rasa saling curiga. Seperti kita ketahui bahwa Trump telah menuduh China telah melakukan diskriminasi mata uang yuannya sehingga barang impor China membanjiri AS dan barang AS sulit dipasarkan di China, sampai-sampai Trump menveto masalah penambahan kuota bajanya ke China beberapa waktu lalu.

Adanya data ekonomi penting dari AS nanti malam ini membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara bergerak menguat $1,10 atau 0,09% di level $1284,80 pertroy ounce. Untuk harga perak kontrak Desember di Comex untuk sementara bergerak melemah $0,03 atau 0,16% di level $17,11 pertroy ounce.

Sejauh ini pula emas sendiri tidak mampu bergerak positif besar karena melihat perkembangan data-data ekonomi AS khususnya data tenaga kerja yang sangat bagus untuk membantu kenaikan suku bunga the Fed meskipun inflasi yang terus rendah selalu dikeluhkan beberapa pejabat the Fed sendiri. Nanti malam ada data klaim pengangguran mingguan AS dimana seperti kita ketahui minggu lalu data ini memporak-porandakan harga emas.

Bila nanti malam data ini masih lebih bagus lagi, maka dapat dipastikan emas akan gagal lagi mengalami penguatannya.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, BBC
Sumber gambar: Forbes

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.