Harga Emas Masih Dalam Pelemahannya

JAVAFX – Berita komoditas di hari Senin(20/11/2017), harga emas masih dalam pelemahannya pada perdagangannya awal pekan sore ini, dimana situasi aksi ambil untungnya tidak bisa dihindarkan setelah akhir pekan perdagangan yang lalu mengalami penguatan tajamnya.

Kali ini muncul situasi aksi ambil untung setelah pasar tadi pagi kaget dengan kondisi politik di Jerman, dimana Jerman sebagai salah satu negara yang menjadi panutan ekonomi Eropa. Gagalnya Angela Merkel membentuk pemerintahan koalisi memang mengagetkan pasar sehingga pasar menjauhi euro dan mengoleksi besar ke greenback, sehingga emas sendiri terimbas dengan sisi negatifnya.

Sekarang pelemahan emas ini sedang menantikan ucapan Draghi didepan parlemen Uni Eropa, bila menyinggung kenaikan suku bunga, maka emas akan ada gerakan-gerakan yang agak lesu lagi, karena emas sangat sensitif dengan gerakan suku bunga.

Jelang Draghi berbicara membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara bergerak melemah $5,20 atau 0,40% di level $1291,30 pertroy ounce. Untuk harga perak kontrak Desember di Comex untuk sementara bergerak melemah $0,22 atau 1,28% di level $17,15 pertroy ounce.

Sejauh ini pula emas sendiri bergerak secara besar sisi negatifnya sebagai bentuk mengambil aksi ambil untung sejenak setelah di akhir pekan perdagangan kemarin mengalami penguatan tajam setelah beberapa kondisi di AS membantu keinginan investor untuk lebih mengamankan posisinya di pasar dengan mengambil emas dengan elegan.

Proses tarik ulur reformasi pajak setelah House of Representative menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan perbaikan terhadap ayat-ayat di rancangan undang-undang reformasi pajak, sehingga bola panas sekarang berada di Senat AS khususnya di Komite Keuangan Senat untuk dievaluasi agar menjadi undang-undang.

Diharapkan masalah pajak ini selesai sebelum libur Thanksgiving minggu depan dan awal tahun bisa dilaksanakan. Makin panasnya masalah reformasi pajak ini membuat pasar panas dingin selama hampir sebulan sehingga seperti kita ketahui bahwa harga emas kurang bisa berfluktuasi. Dan kemungkinan senat baru selesai kengevaluasi setelah libur Thanksgiving.

Situasi politik di AS juga tidak kalah menarik hari ini untuk membuat harga emas bergejolak tipis. Pasar melihat setelah ketua tim investigasi pemilu AS Robert Mueller mengharuskan pembukaan dokumen masa-masa kampanye Trump yang ditengarai ada bantuan dari Rusia sehingga ini suatu saat akan menimbulkan mosi tidak percaya kepada Trump ketika memang ada bukti keterlibatan Rusia dalam pemenangan Trump sebagai presiden AS. Sejauh ini belum ada perkembangan lebih lanjut, sehingga belum gerakan positif di emas.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, BBC
Sumber gambar: Guardian

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.