Harga Emas Masih Mampu Menguat

0
124

JAVAFX – Berita komoditas di hari Selasa(19/12/2017), harga emas masih mampu menguat pada perdagangannya sore hari ini dan makin berusaha untuk mendekati lagi level psikologisnya $1300 per troy ounce, meskipun ada dukungan bahwa reformasi pajak yang akan lolos pada hari ini untuk menjadi undang-undang pajak baru di AS.

Setelah suku bunga the Fed dinaikkan, di sisi lain emas berhasil mengurangi sisi pelemahan dimana penguatan emas sepanjang tahun sudah naik lebih dari 9% meskipun ada 3 kali kenaikan suku bunga the Fed. Pada perdagangan awal pekan kemarin, emas masih menguat meskipun data sektor perumahan AS membaik dan diatas harapan pasar, tetapi investor tetap melakukan sisi beli lanjutan karena ada unsur spekulasi jelang penentuan RUU pajak apakah bisa menjadi UU pajak.

Hal inilah yang sedikit banyak membuat harga emas sore ini melanjutkan kenaikannya dimana harga emas untuk kontrak Februari di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $2,00 atau 0,16% di level $1267,50 per troy ounce. Untuk harga perak kontrak Maret di Comex ditutup melemah $0,01 atau 0,08% di level $16,20 per troy ounce.

Awal pekan kemarin ada penegasan dari para anggota Senat Republik lainnya bahwa Selasa ini dipastikan Kongres AS akan memberikan suara persetujuannya terhadap RUU pajak ini untuk menjadi UU pajak dan segera diserahkan ke Presiden Trump untuk menandatangani pengesahannya.

Diperkirakan UU pajak nanti akan menjadi hadiah Natal di AS. Namun sejujurnya banyak pihak kuatir penerapan reformasi pajak ini bisa membuat kinerja ekonomi AS juga tidak akan bagus, dimana sisi anggaran pemerintah AS akan membengkak sehingga dapat membatasi ruang gerak belanja pemerintah AS yang selama ini masih menjadi penopang membaiknya kinerja ekonomi AS, sehingga kita bisa melihat bahwa sisi reformasi pajak ini tidak langsung membuat emas tertekan.

Situasi kebingungan ini membuat investor untuk sementara yakin bahwa agenda pajak tersebut bisa lolos, namun dapat dipastikan juga bahwa agenda kenaikan suku bunga the Fed juga bisa berubah, dari perkiraan 3 kali naik akan menjadi 4 kali naik. Bila mendengar kata kenaikan suku bunga the Fed, tentunya ini merupakan kabar negatif bagi usaha emas mendekati level psikologis $1300 per troy ounce.

Penguatan emas sore ini juga sebagian kecil dipengaruhi aktivitas Presiden Trump menjadikan Jerusalem untuk menjadi ibu kota Israel, dan sebetulnya hal ini bisa meningkatkan keresahan geopolitik di kala masalah Korea Utara juga belum ada titik temu. Masalah geopolitik seperti kita ketahui merupakan usaha emas untuk menguat karena emas bisa menjadi ladang pengaman investasi sejenak alias safe haven.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, BBC
Sumber gambar: BBC