Harga Emas Sepertinya Ingin Lanjutkan Penguatannya

0
10723

JAVAFX – Analisa fundamental di hari Selasa(7/11/2017), harga emas sepertinya ingin lanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini ketika situasi geopolitik di dunia ini menggiring keinginan emas untuk bisa mendekati level psikologisnya di $1300 pertroy ounce meskipun bayang-bayang data ekonomi AS yang akan membaik di beberapa hari mendatang masih bisa membatasi ruang beli emas lebih besar.

Seperti kita ketahui situasi politik di Timur Tengah, membuat greenback mengalami tekanan yang sempurna dari emas, sehingga hal ini mengakibatkan harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $13,40 atau 1,06% di level $1282,60 pertroy ounce.

Tren pergerakan emas nampaknya pekan ini masih mudah untuk lebih ke arah penguatannya lebih jauh, pasca gaung tenaga kerja AS yang lambat laun mulai memudar dengan cepat dan safe haven muncul di awal pekan kemarin dengan intensitas sedang pasca bersih-bersih di kabinet Arab Saudi dan kekuatiran terhadap Korea Utara yang memang labil sisi keamanannya.

Situasi tenaga kerja AS memang diyakini tidak akan merubah peta kekuatan ancaman greenback terhadap emas itu sendiri, namun kesadaran bahwa inflasi yang masih rendah memang harus tetap dipegang teguh bagi investor bahwa kenaikan suku bunga the Fed memang harus berhati-hati. Tetapi harga minyak yang merupakan salah satu komponen penting pendongkrak inflasi mulai menunjukkan tren harga yang sangat positif.

Hal ini membuat pandangan bahwa inflasi sudah mulai menampakkan sisi kenaikannya di beberapa waktu kedepan dengan terus melejitnya harga minyak tersebut. Bila inflasi AS meninggi, maka kesempurnaan kenaikan suku bunga the Fed memang masih terbuka di masa-masa mendatang.

Kunjungan Presiden Trump ke Jepang dan Korea Selatan serta ke China, Vietnam dan Philiphina namun minus Indonesia, membuat investor masih menanti dengan suasana yang belum ada kepastian, dimana bila Trump membuat kesalahan sekecil apapun maka Korea Utara bisa melakukan konyol yang bisa menimbulkan aksi safe haven currencies dan commodity. Semoga kunjungan Trump ke China bisa makin menenangkan situasi di Semenanjung Korea kedepannya.

Hari ini, bank sentral Australia akan menentukan tingkat suku bunganya yang baru, jika ada kenaikan suku bunga itu baru kejutan dan dollar Australia bisa menguat, namun jika tidak ada perubahan, maka tren dolar Aussie ini memang sedang mencari paritynya. Sedikit banyak bila dolar Aussie menguat, ada harapan untuk emas untuk menguat juga.

Faktor mundurnya kepala cabang the Fed di New York, William Dudley semalam, tentu membuat pasar bisa harap-harap cemas jika ada kejelasan kenapa Dudley mengundurkan diri sebeljm masa jabatannya berakhir. Dudley adalah pejabat the Fec yang mundur sebelum masa jabatannya selesai seperti bulan lalu wakil ketua the Fed Stanley Fischer yang mundur juga karena alasan kesehatan.

BACAPerpaduan Mundurnya Dudley dan Pembersihan Kabinet Arab Saudi, Giring Emas Naik Kencang

Sumber berita: Reuters, MarketWatch, Investing, Bloomberg
Sumber gambar: CNN Money