Harga Emas Sepertinya ke Selatan Kembali

JAVAFX – Analisa fundamental di hari Kamis(16/11/2017), harga emas ingin meneruskan pelemahannya pada perdagangan kali ini ketika data klaim pengangguran mingguan AS yang sedang ditunggu investor kemungkinan besar akan membaik, sehingga keinginan emas untuk bisa mendekati level psikologisnya di $1300 pertroy ounce nampaknya merupakan sesuatu yang sulit.

Seperti kita ketahui membaiknya data tenaga kerja Inggris dan kurang begitu memuaskannya data inflasi serta data penjualan eceran AS semalam, masih belum membuat greenback memberikan tekanan yang sempurna kepada emas, sehingga hal ini mengakibatkan harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $4,30 atau 0,34% di level $1278,60 pertroy ounce

Tren pergerakan emas semalam memang menjadi antiklimaks yang negatif bagi logam mulia tersebut, dimana investor melihat data inflasi konsumen dan penjualan eceran AS dengan rasa mantap menatap kenaikan suku bunga the Fed dj Desember nanti. Sedangkan dolar AS sendiri butuh dorongan yang lebih besar agar posisinya aman dari terjangan sisi jualnya hingga akhir tahun ini.

Beberapa pejabat the Fed sendiri telah berhasil mengombang-ambingkan perasaan investor dunia dimana ada pihak yang pro-kenaikan suku bunga dan ada pula pejabat the Fed yang anti suku bunga dinaikkan. Sejauh ini ketua Janet Yellen telah menegaskan bahwa publik harus konsisten memegang teguh terhadap hasil dari Fed meeting atau biasa disebut Fed minutes, karena menurut Yellen bahwa dirinya mempunyai tugas memegang teguh hasil rapat tersebut demi kelancaran kebijakan moneternya.

Pedoman pergerakan emas itu memang selalu polemik bila pejabat the Fed berbicara, namun ketegasan Yellen bisa menjadi acuan penting bagaimana tren mata uang selanjutnya.

Hari ini data penjualan eceran Inggris dan data klaim pengangguran mingguan AS akan menjadi topik utama perdagangan hari ini. Inggris memang sedang dilanda kerusuhan tingkat tinggi dengan munculnya mosi tidak percaya terhadap PM May dalam menangani Inggris termasuk perundingan Brexit yang selalu gagal mencapai kata sepakatnya. Ujian penjualan eceran diharapkan juga akan membaik setelah sehari sebelumnya data tenaga kerja Inggris membaik. Bila membaik maka ada kesempatan dolar AS akan alami pelemahannya dan emas ada harapan positif.

Data klaim pengangguran mingguan selalu menjadi sorotan bagi kami karena akan sangat menentukan tren data tenaga kerja AS alias NFP. Minggu lalu klaim agak naik, dan pekan ini diharapkan masih dibawah angka 240 ribu klaim, bila memang angka yang muncul tersebut masih dibawah 240 ribu, maka greenback akan berbalik menekan emas.

Sumber berita: Reuters, MarketWatch, Investing, Bloomberg
Sumber gambar: CNBC

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.