Harga Emas Sepertinya Nyaman Menguat

JAVAFX – Harga emas sepertinya nyaman menguat pada perdagangan hari ini di mana akan segera kembali lagi ke atas level psikologis $1300 per troy ounce dengan dorongan bahwa kenaikan suku bunga the Fed hanya akan berjalan secara bertahap.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanannya dari emas, sehingga hal ini membuat harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $0,80 atau 0,06% di level $1298,20 per troy ounce.

Dan pagi ini potensi buyback mulai muncul dengan sedikit bantuan dari harga minyak yang masih tinggi membuat investor khawatir terhadap tingginya inflasi dunia. Jika inflasi dunia meningkat, maka investor butuh aset pelindung nilai infllasi di mana emas memegang peran penting di sini. Sebelumnya, harga emas sudah berada di level terendah sejak Desember tahun silam dan terus bertahan di bawah level $1300 per troy ounce dengan kekhawatiran akan naiknya suku bunga the Fed di pertemuan bulan depan.

Masalah perang dagang yang untuk sementara sudah mereda, namun memberikan rasa kecewa kepada Presiden Trump juga akan memberi arti bahwa harga emas memang masih bisa positif, ditambah lagi bahwa sisi denuklirisasi Korea Utara yang semakin lama semakin menunjukkan progres yang negatif, tentunya merupakan bahan pengaktifan aksi dari safe haven emas.

Fokus kerja the Fed yang berubah, di mana berdasar dari hasil paparan atau notulen Fed minutes, bahwa tingkat inflasi AS akan dibiarkan diatas level 2%, berarti juga sisi kenaikan suku bunganya juga akan menganut kenaikan yang bertahap saja atau teratur perlahan-lahan. Situasi seperti ini tentu akan memberikan peluang positif bagi harga emas di mana investasi emas akan dipersiapkan perlahan-lahan untuk melakukan adaptasinya yang berdasarkan dengan gerak kinerja ekonomi AS dan ekonomi di negara maju lainnya.

Investor juga akan kembali melirik aset-aset non-dolar AS lagi dengan kepastian bahwa the Fed tidak terburu-buru merubah kebijakan moneternya. Investor juga akan melirik data-data ekonomi selanjutnya, serta akan melihat perkembangan kebijakan Presiden Trump yang seringkali membuat pasar bergejolak. Seperti di hari ini pemerintah AS akan segera menerapkan kebijakan tarif baru untuk impor kendaraan bermotor sebagai bagian lanjutan kebijakan proteksinya.

Kebijakan proteksi Trump ini memang akan selalu meningkatkan sisi perang dagangnya, sehingga biasanya tanggapan investor bahwa emas memang harus menguat kembali.

Penulis: Adhi Gunadhi
Sumber berita: Reuters, MarketWatch, Investing, Bloomberg.
Sumber gambar: Reuters

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.