Harga Emas Terus Terdesak Jelang Data Ekonomi AS

JAVAFX – Harga emas terus terdesak jelang data ekonomi AS pada perdagangan siang hingga sore hari ini di mana investor masih melihat bahwa harga emas masih bisa melemah lebih lanjut karena khawatir dengan fundamental ekonomi AS yang akan muncul dengan kondisi lebih solid untuk mendukung kenaikan suku bunga the Fed.

Hal ini membuat harga emas kontrak Juni di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex sementara melemah $6,60 atau 0,50% di level $1311,60 per troy ounce. Harga perak untuk sementara melemah agak besar hampir 1% juga sebagai bagian aksi jual yang berlanjut setelah dolar AS menguat.

Harga emas tadi pagi sempat positif setelah potensi safe haven emas muncul di kala Jerusalem bergejolak pada saat pembukaan kantor kedutaan AS di wilayah konflik tersebut. Sebelumnya sempat terjadi bentrokan atau demo yang dilakukan oleh penduduk Palestina dan dibubarkan oleh militer Israel sehingga korban berjatuhan dari pihak Palestina yang tidak bersenjata.

Situasi ini memang sangat memprihatinkan pasar sehingga muncul aksi pengaman emas sejenak. Namun memasuki di perdagangan jelang Eropa ini, harga emas tertunduk lesu, selesu pasar ekuitas Asia dan Forex Asia juga yang mulai memgalami tekanan dari dolar AS.

Sebelumnya harga emas bisa memburuk berkat data penjualan eceran AS yang kemungkinan besar nanti malam hasilnya akan sesuai kehendak pasar, sehingga aksi short-sell cukup kental terjadi di emas dan membuat yield obligasi AS pun naik lagi di dekat level 3%nya pagi hingga siang ini, diikuti pula dengan indeks dolar yang sedikit mendekati lagi ke level tertinggi 4 ½ bulannya.

Tampaknya dolar AS menggeliat lagi untuk membuat perlawanan terhadap pesaingnya dan membuat emas kembali di area koreksinya. Sejak beberapa pekan ini, harga emas masih sulit untuk mengalami penguatannya karena investor khawatir dengan masa depan kenaikan suku bunga the Fed yang bisa terjadi secara agresif dan bertahap seperti yang pernah diungkapkan the Fed dalam rapat suku bunganya yang terakhir. Mendengar kata suku bunga the Fed naik, maka emas akan sulit membaik.

Penulis: Adhi Gunadhi
Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, BBC
Sumber gambar: Reuters

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.