Harga Minyak Naik, Pulih Dari Penurunan Kemarin

JAVAFX – Harga minyak naik pada hari Selasa, (13/07/2021) pulih dari penurunan hari sebelumnya, karena ekspektasi penurunan lebih lanjut dalam persediaan minyak mentah AS melebihi kekhawatiran bahwa penyebaran varian COVID-19 dapat menggagalkan pemulihan ekonomi global. Minyak mentah Brent untuk pengiriman September naik 25 sen, atau 0,3%, menjadi $75,41 per barel pada 07 : 36 WIB, setelah turun 0,5% pada hari Senin. Minyak mentah West Texas Intermediate AS untuk Agustus berada di $74,33 per barel, naik 23 sen, atau 0,3%, setelah turun 0,6% pada hari sebelumnya.

Keyakinan pasar bersumber dari turunnya pasokan minyak mentah AS, ditambah dengan kenaikan ke rekor tertinggi pasar saham AS sehingga meningkatkan risk appetite di kalangan investor. Disisi lain, ada kekhawatiran yang berkembang atas lonjakan kasus infeksi COVID-19 di seluruh dunia dan ketidakpastian atas rencana produksi oleh OPEC+ kemungkinan akan membatasi kenaikan.

Persediaan minyak mentah AS diperkirakan turun selama delapan minggu berturut-turut, sementara stok bensin juga menurun, jajak pendapat awal Reuters menunjukkan pada hari Senin. Stok minyak mentah terus menurun selama beberapa minggu, dengan persediaan AS jatuh ke level terendah sejak Februari 2020 dalam minggu hingga 2 Juli.

Mendukung sentimen pasar, indeks saham global ditutup pada rekor pada hari Senin karena investor mencari tanda-tanda apakah varian Delta dari virus corona COVID-19 dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Namun, laporan dari seluruh dunia tentang lonjakan infeksi membuat beberapa investor tetap berhati-hati. Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan varian Delta menjadi dominan dan banyak negara belum menerima dosis vaksin yang cukup untuk mengamankan petugas kesehatan mereka.

Sementara itu, OPEC+ belum membuat kemajuan menutup perpecahan antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang pekan lalu mencegah kesepakatan untuk meningkatkan produksi minyak, membuat pertemuan kebijakan lain minggu ini lebih kecil kemungkinannya, kata sumber OPEC+.

Impor minyak mentah China pada Juni turun 2% dari bulan lalu ke level terendah pada 2021 karena kekurangan kuota impor dan kenaikan harga global membatasi pembelian. Impor mencapai 40,14 juta ton bulan lalu, data yang dirilis oleh Administrasi Umum Kepabeanan menunjukkan pada hari Selasa, setara dengan 9,77 juta barel per hari (bph).

Untuk paruh pertama tahun 2021, importir minyak mentah utama dunia membawa 260,66 juta ton minyak mentah, 3% lebih rendah dari tahun sebelumnya, berkat pembelian besar-besaran pada kuartal pertama, terutama oleh kilang independen.

Share this post

Analisa Fundamental

Edukasi

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.