Harga minyak rebound, naik tipis jelang pertemuan OPEC minggu depan

Harga minyak mentah global menetap sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), berbalik positif setelah menurun di awal sesi, didukung oleh ekspektasi bahwa OPEC+ akan mempertahankan pengurangan produksi, tetapi merosot untuk pekan ini.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember menguat 6 sen menjadi menetap di 84,38 dolar AS per barel.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Desember bertambah 76 sen atau 0,9 persen, menjadi ditutup di 83,57 dolar AS per barel.

Namun, kedua kontrak acuan minyak mentah Brent dan WTI menurun pada minggu ini setelah mencapai tertinggi multi-tahun pada Senin (25/10).

Untuk minggu ini, minyak mentah AS kehilangan 0,2 persen, sementara Brent jatuh 1,3 persen, berdasarkan kontrak bulan depan.

“Sementara lebih banyak pasokan Iran mungkin akan datang, sepertinya OPEC+ tidak mungkin meningkatkan produksi yang memberi kekuatan ke pasar hari ini,” kata John Kilduff, mitra di Again Capital di New York.

Harga-harga telah tertekan sejak Rabu (27/10) oleh laporan bahwa stok minyak mentah AS naik 4,3 juta barel dalam minggu terakhir.

Iran mengatakan pembicaraan tentang menghidupkan kembali kesepakatan internasional tentang program nuklirnya akan dimulai kembali pada akhir November, membawanya selangkah lebih dekat untuk meningkatkan ekspor minyak.

“Peningkatan tajam dalam stok minyak mentah AS dan ekspektasi dilanjutkannya pembicaraan nuklir dengan Iran untuk sementara meredakan kekhawatiran tentang pasokan sampai batas tertentu, yang menyebabkan aksi ambil untung,” Carsten Fritsch, analis energi di Commerzbank Research, mengatakan Jumat (29/10) dalam sebuah catatan.

“Namun, ini tidak mengubah situasi pasar yang ketat,” katanya.

Minyak mentah telah melonjak pada 2021 karena ekonomi pulih dari pandemi COVID-19, tetapi harga berada di jalur untuk jatuh minggu ini, dengan Brent menghadapi penurunan mingguan pertama dalam sekitar dua bulan.

Perusahaan energi AS menambahkan rig minyak dan gas alam untuk bulan ke-15 berturut-turut pada Oktober karena harga minyak melonjak ke tertinggi baru tujuh tahun, didorong oleh kenaikan harga minyak ke level tertinggi sejak April 2020, perusahaan jasa energi Baker Hughes mengatakan dalam laporannya yang dipantau ketat pada Jumat (29/10).

Exxon dan Chevron sedang berupaya menambah rig pengeboran di cekungan Permian setelah memotong tajam awak dan produksi di wilayah tersebut tahun lalu, kata perusahaan tersebut pada Jumat (29/10).

Chevron mengatakan akan menambah dua rig pengeboran dan dua kru penyelesaian pada kuartal ini.

Para pedagang juga sedang menunggu pertemuan penting oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, secara kolektif dikenal sebagai OPEC+, karena kelompok tersebut akan bertemu minggu depan, membahas rencananya pada produksi minyak mentah.

Pada Kamis (28/10), Aljazair mengatakan peningkatan produksi minyak mentah oleh OPEC+ pada Desember tidak boleh melebihi 400.000 barel per hari karena ketidakpastian dan risiko pasar.

Aliansi, yang secara bertahap melepaskan rekor penurunan produksi tahun lalu, akan bertemu pada 4 November.

Sementara itu, harga gas di Inggris dan Eropa terus menurun pada Jumat (29/10) setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia dapat mulai memompa gas ke tempat penyimpanan Eropa.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.