Harga Minyak Tetap Berada di Jalur Penguatannya

JAVAFX – Harga minyak tetap berada di jalur penguatannya pada perdagangan sore hari ini jelang penutupan mingguan dengan dukungan perpanjangan waktu terhadap pembatasan pasokan minyak 1,8 juta bph sudah disepakati semalam di Wina Austria.
Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Januari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,17 atau 0,30% di level $57,57 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Januari di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $0,23 atau 0,36% di harga $63,86 per barel.
Penguatan harga minyak juga didukung oleh keputusan Rusia bersama dengan Arab Saudi untuk melanjutkan waktu pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph, yang sebelumnya dijadwalkan berakhir Maret 2018 menjadi sepanjang tahun 2018 nanti.
Dalam pertemuan awal sebelum sehari sebelumnya, 6 menteri bertemu dahulu dan terlihat bahwa Iran dan Rusia setidaknya menginginkan perpanjangan waktu pembatasan pasokan minyak 1,8 juta bph setelah melihat evaluasinya lagi di Juni 2018, yang artinya ada keinginan perpanjangan waktu tersebut hingga semester pertama.
Faktor keikutsertaan Rusia tersebut sangat melegakan pasar karena sebelumnya Rusia kuatir bila perpanjangan waktu hingga akhir tahun maka produksi minyak AS akan terus dipacu dan ini mengakibatkan pasokan minyak dunia juga akan tetap tinggi. Rusia juga gembira dengan langkah dari OPEC tersebut dengan memasukkan Nigeria dan Libya untuk masuk dalam komitmen pembatasan tersebut. Libya dan Nigeria akan mulai dibatasi produksinya mulai awal tahun depan.
Para anggota rapat evaluasi tersebut juga setuju bahwa setelah semester pertama 2018 berakhir, maka akan ada evaluasi komitmen kembali, dengan catatan yang dipahami pengamat bahwa akan ada perpanjangan waktu lagi, atau bisa juga menghentikan komitmen tersebut.
Sebelumnya Rusia sangat kuatir dengan sisi agresifitas produksi minyak AS yang terus membesar. Seperti kita ketahui bahwa dalam laporan mingguan EIA bahwa produksi minyak mentah AS, dipekan lalu mengalami kenaikan 24 ribu bph menjadi 9,68 juta bph, angka produksi tertinggi lagi sejak EIA mencatatnya di 1983. Angka produksi tersebut sedikit dibawah angka produksi Rusia dan Arab Saudi dan sejak pertengahan tahun 2016 lalu, produksi minyak AS sudah naik 8,5 juta bph.
Semalam merupakan akhir dari perdagangan bulanan dan telah tercatat bahwa sepanjang perdagangan minyak di bulan lalu, kenaikan harga minyak mencapai rata-rata 5,6% dan sejak pertengahan Mei lalu atau setelah rapat evaluasi pertama tentang pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph, harga minyak sudah naik 17%.
Sumber berita: Reuters, Investing, Bloomberg, MarketWatch, CNBC
Sumber gambar: Reuters

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.