Harga Minyak Turun, Ditengah Cuaca Membeku Di AS

JAVAFX – Harga minyak turun sebanyak 2% pada awal perdagangan pada hari Jumat (19/02/2021), melanjutkan penurunan yang terjadi pada sesi perdagangan AS sebelumnya. Penurunan harga terjadi di tengah kekhawatiran sejumlah kilang ditutup secara besar-besaran akibat cuaca dingin di selatan AS. Setidaknya akan membutuhkan waktu untuk menghidupkan kembali operasi dan mengurangi permintaan minyak mentah.

Harga minyak mentah AS di bursa berjangka turun $ 1,21, atau 2% menjadi $ 59,31 per barel pada 0157 GMT, setelah turun 1% pada hari Kamis waktu New York. Sementara dalam perdagangan di bursa saham berjangka, harga minyak mentah  Brent turun $ 1,07, atau 1,7% menjadi $ 62,86 per barel, setelah turun 0,6% pada hari Kamis.

Kedua jenis minyak ini menguat harganya ke level tertinggi dalam 13 bulan pada hari Kamis didorong oleh pembekuan bersejarah di negara bagian selatan AS. Sementara para analis memperkirakan dingin yang ekstrim telah menutup sebanyak sepertiga dari produksi minyak mentah AS, perhatian kini beralih ke dampak pada penyuling.

Pasar memang prihatin tentang pemadaman kilang di Texas, di mana cuaca kutub telah menyebabkan pemadaman listrik dan sumur serta pipa yang membeku. Kurangnya permintaan dari kilang-kilang yang ditutup ini kemungkinan akan menyebabkan penumpukan stok minyak mentah selama beberapa minggu mendatang, meskipun sekitar 3,5 juta barel per hari (bpd) produksi minyak AS telah ditutup, kata ANZ.

Sementara analis Citi Group mengatakan dalam sebuah catatan bahwa beberapa A.S. penyulingan mungkin membawa pekerjaan pemeliharaan yang biasanya dijadwalkan untuk musim semi, menjelang musim mengemudi musim panas. Penutupan kilang bisa lebih dalam dan lebih lama, terutama menjelang musim pemeliharaan musim semi, karena beberapa pabrik dapat memutuskan untuk mengantisipasi perubahan haluan yang direncanakan sekitar 500-k b / d secara agregat selama bulan depan, ungkap analis Citi.

Sebagaimana diketahui bahwa pasokan minyak mentah AS turun lebih dari yang diharapkan dalam sepekan hingga Februari. 12, sebelum pembekuan, dengan persediaan turun 7,3 juta barel menjadi 461,8 juta barel, terendah sejak Maret, demikian menurut Lembaga Informasi Energi AS melaporkan pada hari Kamis (18/02/2021).

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Biden Perintahkan Seluruh Negara Bagian untuk Vaksinasi Guru

Presiden Amerika Joe Biden, Selasa (2/3), memerintahkan negara-negara bagian untuk memprioritaskan vaksinasi semua guru selama Maret. Biden juga mengumumkan bahwa pemerintah federal akan membantu upaya...

Ketakutan Investor Mendorong Harga Emas Jeblos Ke Bawah $1.700

JAVAFX - Imbal hasil Obligasi AS melonjak setelah pidato Gubernur Federal Reserve Jerome Powell pada Kamis (04/03/2021) mengirimkan imbal hasil 10-tahun ke atas 1,5%....

Ketika Inflasi Di Depan Mata Dan Emas Tidak lagi Dilirik?

Status emas selama ini sebagai aset lindung nilai dan anti inflasi, dalam waktu kurang dua bulan berubah menjadi taruhan reflasi. Bahkan emas tengah menuju kuartal pertama terburuk di hampir empat decade terakhir, atau 40 tahun.

Koreksi Emas Bisa Terulang, Waspadai Sentimen Fundamental Mikro

JAVAFX - Diakhir pekan lalu, harga emas telah diperdagangkan lebih rendah dan menguji harga dibawah $ 1690 dengan diperdagangkan serendah $ 1683 pada hari...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502