Harga Naik Tipis Saat Pasokan AS Turun Dalam Sepekan

Harga minyak mentah bergerak ragu-ragu setelah Lembaga Informasi Energi AS melaporkan penurunan pasokan minyak sebesar 700.000 barel selama sepekan hingga 27 November tetapi terjadi peningkatan yang cukup besar dalam persediaan bensin. Setidaknya masih ada 488 juta barel, persediaan minyak mentah di atas rata-rata pasokan selama lima tahun untuk musim tersebut, sekitar 7 persen.

Sehari sebelum EIA merilis inventaris mingguannya, American Petroleum Institute (API) memberikan laporan yang menyebabkan kenaikan harga minyak tentang kenaikan inventaris lebih dari 4 juta barel untuk minggu lalu. Hal ini menambah tekanan yang datang dari OPEC + yang secara tak terduga menunda pertemuan yang seharusnya diakhiri dengan keputusan apakah akan memperpanjang pemotongan produksi saat ini sebesar 7,7 juta barel per hari atau tidak hingga setidaknya akhir kuartal pertama 2021.

EIA melaporkan adanya persediaan 3,5 juta barel untuk bensin pada minggu lalu, dimana produksi rata-rata 8,6 juta barel per hari. Ini dibandingkan dengan persediaan 2,2 juta bpd seminggu sebelumnya, dan produksi rata-rata 8,9 juta bpd.

Untuk bahan bakar distilat, EIA melaporkan peningkatan persediaan sebesar 3,2 juta bare untuk pekan hingga 27 November, dengan produksi rata-rata sebesar 4,6 juta barel per hari. Ini dibandingkan dengan penarikan 1,4 juta barel untuk minggu sebelumnya dan produksi 4,6 juta barel per hari.

EIA juga mengatakan jumlah kilang yang beroperasi menghasikan 14 juta barel setiap hari minggu lalu, turun dari minggu lalu.

Sementara itu, perselisihan internal OPEC + mengancam kesepakatan bersejarah yang menghentikan jatuhnya harga minyak di musim semi, ketika penguncian mendorong benchmark ke posisi terendah multi-tahun.

Menurut laporan Reuters yang mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, tidak semua orang dalam kartel yang ingin memperpanjang pengaturan produksi minyak setuju bahwa mereka harus mempertahankan produksi pada tingkat saat ini. Rusia selaku sekutu OPEC, mengusulkan pelonggaran pemotongan saat ini sebesar 7,7 juta barel per hari hingga setengah juta barel per hari per bulan mulai Januari. Keputusan telah ditunda untuk besok.

Harga minyak mentah Brent diperdagangkan pada $ 47,63 per barel, dan West Texas Intermediate diperdagangkan pada $ 44,78 per barel, keduanya sedikit naik dari pembukaan perdagangan hari ini.

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

China jatuhkan sanksi kepada 28 pejabat era Trump termasuk Pompeo

China mengatakan ingin bekerja sama dengan pemerintahan baru AS Presiden Joe Biden, sambil mengumumkan sanksi terhadap mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo "yang berbohong...

Joe Biden dan Kamala Harris Resmi Jadi Presiden dan Wakil Presiden AS

Joe Biden telah dilantik sebagai Presiden AS ke-46 pada hari Rabu (20/1) di Gedung Capitol. Biden adalah tokoh politik dari Partai Demokrat yang telah bekerja...

Harga minyak bervariasi setelah stok AS meningkat, Brent naik tipis

Harga minyak sedikit bervariasi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data industri menunjukkan peningkatan tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS, menghidupkan...

Panel peninjauan sebut pandemi dapat menjadi momen Chernobyl bagi WHO

Pandemi COVID-19 dapat menjadi katalis untuk reformasi yang sangat dibutuhkan dalam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seperti bencana nuklir Chernobyl pada tahun 1986 yang mendesak...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502