IHSG ditutup melemah di tengah aksi beli asing

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup melemah di tengah aksi beli oleh investor asing.

IHSG melemah 9,38 poin atau 0,15 persen ke posisi 6.113,11.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,43 poin atau 0,17 persen ke posisi 859,88.

“Katalis negatif bagi IHSG hari ini adalah terkoreksinya mayoritas indeks di bursa Wall Street seiring naiknya yield obligasi AS,” tulis Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Sedangkan, katalis positif bagi IHSG antara lain naik signifikannya harga batu bara, aksi beli investor asing, dan semakin diperlonggarnya aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang salah satunya membolehkan kegiatan skala besar seperti konser.

Dibuka melemah, IHSG bergerak fluktuatif sepanjang sesi pertama perdagangan saham.

Pada sesi kedua, IHSG terus berada di teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat di mana sektor energi naik paling tinggi yaitu 6,98 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor barang konsumen primer masing-masing 2 persen dan 0,03 persen.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dimana sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 1,97 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor keuangan masing-masing minus 1,53 persen dan minus 1,14 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp738,19 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.645.618 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,99 miliar lembar saham senilai Rp13,84 triliun.

Sebanyak 179 saham naik, 330 saham menurun, dan 152 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia pada Selasa sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 56,1 poin atau 0,19 persen ke 30.183,96, indeks Hang Seng naik 291,61 poin atau 1,2 persen ke 24.500,39, dan indeks Straits Times terkoreksi 19,49 poin atau 0,63 persen ke 3.080,81.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.