IHSG ditutup melemah, dipicu aksi ambil untung jelang libur nasional

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup melemah, dipicu aksi ambil untung oleh investor.

IHSG melemah 2,77 poin atau 0,04 persen ke posisi 6.656.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 1,28 poin atau 0,13 persen ke posisi 975,16 “Katalis negatif bagi IHSG hari ini yaitu aksi ambil untung investor menjelang hari libur nasional,” tulis Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa.

Sedangkan sejumlah katalis positif bagi IHSG antara lain dipertahankannya suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI 7-Day Reverse Repo Rate pada level 3,5 persen oleh Bank Indonesia Selain itu katalis positif lainnya yaitu mulai dirilisnya laporan keuangan dalam negeri dan menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street.

Dibuka menguat, IHSG tak lama melemah dan lebih banyak menghabiskan waktu di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham.

Pada sesi kedua, IHSG tak mampu beranjak dari teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dimana sektor barang konsumen nonprimer naik paling tinggi yaitu 0,9 persen, diikuti sektor transportasi dan logistik serta sektor kesehatan masing-masing 0,79 persen dan 0,55 persen.

Sedangkan lima sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam yaitu 1,57 persen, diikuti sektor energi dan sektor properti & real estat masing-masing turun 0,59 persen dan 0,41 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp513,38 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.347.931 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,33 miliar lembar saham senilai Rp13,86 triliun.

Sebanyak 247 saham naik, 262 saham menurun, dan 149 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 190,06 poin atau 0,65 persen ke 29.215,52, Indeks Hang Seng naik 377,46 poin atau 1,49 persen ke 25.787,21, dan Indeks Straits Times meningkat 25,19 poin atau 0,79 persen ke 3.199,01.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.