IHSG ditutup melemah ikuti koreksi mayoritas bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore, ditutup melemah mengikuti koreksi mayoritas bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup melemah 46,4 poin atau 0,64 persen ke posisi 7.186,76.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,35 poin atau 0,72 persen ke posisi 1.019,67.

“Aksi wait and see para pelaku pasar dalam mengantisipasi aksi The Fed memberikan ringkasan tentang kondisi perekonomian saat ini yang dikenal dengan Beige Book serta terkoreksinya tiga indeks utama bursa Wall Street semalam menjadi pendorong pelemahan IHSG hari ini,” kata Financial Expert Ajaib Sekuritas M Julian Fadli dalam ulasannya di Jakarta, Rabu.

Bersamaan dengan itu, lanjut Julian, koreksi harga komoditas seperti minyak sawit mentah atau CPO, timah, dan batubara, juga menjadi katalis negatif bagi IHSG.

Dibuka melemah, IHSG mayoritas bergerak di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham.

Pada sesi kedua, IHSG masih tidak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dimana sektor infrastruktur turun paling dalam yaitu minus 1,58 persen, diikuti sektor energi dan sektor transportasi & logistik masing-masing minus 1,36 persen dan minus 0,97 persen.

Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor barang baku sebesar 0,31 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INKP, TBIG, UNVR, BBCA, dan INTP.

Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MEDC, ARTO, ASII, MDKA, dan TOWR.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau “net foreign buy” di seluruh pasar sebesar Rp671,92 miliar.

Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp543,17 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.547.444 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 36,3 miliar lembar saham senilai Rp15,36 triliun.

Sebanyak 200 saham naik, 329 saham menurun, dan 169 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 9,52 poin atau 0,03 persen ke 27.610,09, indeks Hang Seng turun 77,87 poin atau 0,41 persen ke 19.147,83, dan indeks Straits Times meningkat 9,72 poin atau 0,3 persen ke 3.225,2.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.