IHSG ditutup melemah Jumat seiring aksi tunggu jelang pidato Powell

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada Jumat seiring aksi tunggu pelaku pasar menjelang pidato Gubernur The Fed Jerome Powell dalam simposium ekonomi di Jackson Hole.

IHSG ditutup melemah 38,96 poin atau 0,54 persen ke posisi 7.135,25.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,21 poin atau 0,71 persen ke posisi 1.014,27.

“Aksi wait and see para pelaku pasar menjelang pidato Ketua The Fed Jerome Powell mengenai arah, fokus, dan kebijakan moneter, inflasi yang tinggi, serta tekanan harga komoditas yang masih tidak pasti menjadi pendorong pelemahan IHSG hari ini,” kata Financial Expert Ajaib Sekuritas M Julian Fadli dalam ulasannya di Jakarta, Jumat.

Dibuka menguat, IHSG bergerak fluktuatif selama sesi pertama perdagangan saham.

Pada sesi kedua, IHSG terus berada di teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 0,78 persen, diikuti sektor properti & real estat dan sektor infrastruktur masing-masing 0,4 persen dan 0,2 persen.

Sedangkan enam sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 1,14 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor perindustrian masing-masing minus 0,99 persen dan minus 0,73 persen.

Sepanjang hari ini, saham-saham LQ45 yang mendominasi penguatan yaitu PGAS, INKP, AMRT, MEDC, dan MDKA.

Sedangkan saham-saham yang mendominasi pelemahan yakni GOTO, TLKM, BBCA, ASII, dan BMRI.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau “net foreign buy” di seluruh pasar sebesar Rp163,27 miliar.

Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp165,16 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.402.828 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,95 miliar lembar saham senilai Rp13,93 triliun.

Sebanyak 216 saham naik, 289 saham menurun, dan 195 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 162,37 poin atau 0,57 persen ke 28.641,38, indeks Hang Seng naik 201,66 poin atau 1,01 persen ke 20.170,04, dan indeks Straits Times meningkat 6,89 poin atau 0,21 persen ke 3.254,69.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.