IHSG ditutup menguat ikuti pergerakan bursa global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) awal pekan ditutup menguat mengikuti pergerakan bursa saham global yang meningkat.

IHSG ditutup menguat 79,06 poin atau 1,31 persen ke posisi 6.109,83.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,79 poin atau 1,03 persen ke posisi 863,83.

“Untuk pergerakan IHSG ini memang sejalan dengan pergerakan bursa global.

Di sisi lain, penguatan ini secara teknikal merupakan technical rebound yang kami perkirakan untuk menguji area 6.120 terlebih dahulu.

Namun, para investor tetap mewaspadai untuk level support di 5.938,” kata analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Sementara itu, lanjut Herditya, turunnya jumlah kasus harian COVID-19 di tanah air, tidak terlalu berdampak signifikan ke pergerakan IHSG hari ini.

“Dari domestik, kasus COVID memang turun, namun demikian kami mencermati hal ini kurang begitu berpengaruh terhadap market.

Kenaikan IHSG ini malah dibarengi dengan net sell asing,” ujar Herditya.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 terus menurun di mana pada Minggu (22/8) mencapai 12.408 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 3,98 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 1.030 kasus sehingga totalnya mencapai 126.372 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 24.276 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,55 juta kasus.

Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 306.760 kasus.

Dibuka menguat, IHSG terus naik dan betah berada di zona hijau baik pada sesi pertama maupun sesi kedua perdagangan saham hingga akhirnya ditutup di teritori positif.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sektor meningkat dimana sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 3,06 persen, diikuti sektor energi dan sektor properti & real estat masing-masing 2,66 persen dan 2,01 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing sebesar Rp1,06 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.565.177 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,81 miliar lembar saham senilai Rp12,63 triliun.

Sebanyak 377 saham naik, 147 saham menurun, dan 127 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 480,99 poin atau 1,78 persen ke 27.494,24, indeks Hang Seng naik 259,87 poin atau 1,05 persen ke 25.109,59, dan indeks Straits Times terkoreksi 15,19 poin atau 0,49 persen ke 3.087,56.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.