IHSG ditutup naik, terkerek aksi beli asing dan penguatan Wall Street

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu sore ditutup menguat, seiring aksi beli oleh investor asing.

IHSG ditutup menguat 23,74 poin atau 0,39 persen ke posisi 6.113,24.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,2 poin atau 0,26 persen ke posisi 858,17.

“Untuk hari ini penguatan IHSG lebih karena sentimen dari eksternal yaitu penguatan Wall Street dan naiknya beberapa harga komoditas, plus dari dalam negeri beberapa laporan keuangan emiten,” kata Analis Indo Premier Sekuritas Mino saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Sementara itu Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya menyatakan dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pelonggaran aktivitas pada moda transportasi dan juga pusat perbelanjaan.

Hal itu menjadi harapan terkait naiknya mobilitas ekonomi di Jakarta menjelang akhir kuartal III 2021.

Selain itu penguatan pada saham-saham konstruksi pada sepanjang hari ini seiring dengan komitmen pemerintah guna mendorong pembangunan infrastruktur.

Suntikan Penyertaan Modal Negara atau PMN dari pemerintah terhadap sektor konstruksi, menjadi harapan terkait naiknya produktivitas dan juga raihan kontrak baru pada semester II.

Dibuka menguat, IHSG terus berada di zona hijau penutupan sesi pertama perdagangan.

Pada sesi kedua IHSG masih betah bergerak di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor terkoreksi dengan sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 0,18 persen, diikuti sektor barang konsumen nonprimer dan sektor barang baku masing-masing minus 0,17 persen dan minus 0,09 persen.

Sedangkan tujuh sektor meningkat dengan sektor kesehatan naik paling tinggi yaitu 1,4 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor teknologi masing-masing 1,13 persen dan 0,91 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp789,34 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.532.253 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,64 miliar lembar saham senilai Rp11,4 triliun.

Sebanyak 249 saham naik, 240 saham menurun, dan 162 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 7,3 poin atau 0,03 persen ke 27.724,8, Indeks Hang Seng turun 33,97 poin atau 0,13 persen ke 25.693,95, dan Indeks Straits Times meningkat 0,13 poin ke 3.107,49.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.