IHSG menguat dipimpin saham sektor kesehatan dan teknologi

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup menguat dipimpin saham-saham dari sektor kesehatan dan teknologi.

IHSG ditutup menguat 32,65 poin atau 0,5 persen ke posisi 6.600,82.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,52 poin atau 0,8 persen ke posisi 946,86.

“Katalis positif bagi IHSG hari ini yaitu aksi beli investor terhadap saham berkapitalisasi besar dan menguatnya harga komoditas emas dan batu bara,” tulis Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu.

Sedangkan katalis negatif antara lain melonjaknya kasus COVID-19 dalam negeri dan melemahnya indeks di bursa Wall Street menjelang dilaksanakannya rapat bank sentral AS The Fed.

Pada Selasa (25/1) kemarin, jumlah kasus harian terkonfirmasi positif COVID-19 naik yaitu mencapai 4.878 kasus sehingga total kasus mencapai 4,29 juta kasus.

Khusus untuk varian Omicron telah mencapai 1.665 kasus.

Dibuka menguat, IHSG bergerak variatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham.

Pada sesi kedua, IHSG mayoritas menghabiskan waktu di teritori positif hingga akhirnya mendarat di zona hijau.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dimana sektor kesehatan naik paling tinggi yaitu 1,89 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor barang konsumen non primer masing-masing 1,68 persen dan 1,16 persen.

Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor properti & real estat dan sektor perindustrian masing-masing sebesar minus 1,22 persen dan minus 0,05 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau “net foreign sell” di seluruh pasar sebesar Rp60,24 miliar.

Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp106,41 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.411.429 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,43 miliar lembar saham senilai Rp13,61 triliun.

Sebanyak 267 saham naik, 251 saham menurun, dan 149 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 120,01 poin atau 0,44 persen ke 27.011,33, indeks Hang Seng naik 46,29 poin atau 0,19 persen ke 24.289,9, dan indeks Straits Times meningkat 23,81 atau 0,73 persen ke 3.271,57.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.