Indeks Dolar Mencoba ‘Tancap Gas’ Di Awal Sesi Pekan ini

Indeks dolar langsung pasang kekuatan penuh di awal perdagangan pekan ini menuju level puncaknya dalam dua bulan. Namun, pasar fokus saat ini tertuju pada sejumlah data ekonomi terbaru dan perkembangan politik di AS.

Debat presiden pada selasa pekan ini menjadi fokus utama di mana pemilu AS di awal Nopember mulai membayangi pasar. Selain itu, pasar juga berharap penuh kongres AS akan memuluskan paket stimulus apapun, yang dianggap sebagai hal vital guna mendukung ekonomi yang terbelenggu pandemik, sebelum pemilu berlangsung.

Namun, ada kekhawatiran yang berkembang terhadap pemulihan ekonomi yang melambat, karena banyak program stimulus yang sudah tidak berlaku, sehingga mempengaruhi belanja konsumen.

Indeks dolar saat ini diperdagangkan di level 94.550. Meski terlihat bullish sejak awal perdagangan sesi Senin, namun saat ini indeks dolar terlihat mengalami koreksi turun. Indikator RSI H4 menunjukkan indeks dolar masih koreksi cukup besar.

Jika meneruskan koreksinya, indeks akan menuju level support terdekatnya di 94.382 dengan level support selanjutnya di 94.270. Namun, jika berlaik naik, indeks akan menuju level resistance terdekatnya di level 94.650 dengan target level resistance selanjutnya di 94.740.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Presiden Korea Selatan Dijadwalkan Bertemu Biden di Gedung Putih

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada 21 Mei mendatang akan menjadi pemimpin dunia kedua yang bertemu langsung dengan Presiden Joe Biden di Gedung Putih,...

Presiden Korea Selatan Dijadwalkan Bertemu Biden di Gedung Putih

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada 21 Mei mendatang akan menjadi pemimpin dunia kedua yang bertemu langsung dengan Presiden Joe Biden di Gedung Putih,...

Saat Pasar Fokus Pada Inflasi, Dolar AS Tertahan Retorika Fed

Dolar AS tidak dapat berbuat banyak, dan harus ikhas tertahan tidak jauh dari level terendah tahun ini atas masih setianya para pelaku pasar terhadap Federal Reserve yang akan tetap teguh pada pengaturan kebijakan yang kendur menjelang data inflasi tahunan AS yang diperkirakan akan menunjukkan kenaikan tajam.

Erdogan: Biden Berlumur Darah karena Dukung Israel

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan hari Senin (17/5) mengatakan, tangan Presiden AS Joe Biden "berlumur darah" karena mendukung Israel dalam konflik di Jalur Gaza. Komentar...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502