Indeks Saham SENSEX India melemah 0.37%, turun 196 poin dan ditutup di 52540

Indeks Saham SENSEX India melemah 0.37% atau 196 poin dan ditutup di 52540 pada tanggal 29 Juni 2021..

Dari 26 saham perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks Saham SENSEX India, sebanyak 19 saham mengalami kerugian, sementara 7 saham lainnya berhasil membukukan keuntungan.

Oil & Natural Gas Corporation mencatat kerugian terbesar karena harga sahamnya jatuh 2.33%.

Maruti Suzuki mencatat kerugian terbesar (Worst Gain) sebesar 116.80 INR.

Sementara itu, Power Grid terangkat 1.64% dan menjadi peraih keuntungan terbesar di antara saham saham unggulan.

Hindustan Unilever mencatatkan keuntungan terbesar (Best Gain) sebesar 31.60 INR di antara saham saham unggulan atau blue chips.

Pada minggu ini, Indeks Saham SENSEX India tercatat turun 0.09% dan pada bulan ini naik 1.16%.

Per tanggal 29 Juni 2021., Wipro masih mejadi perusahaan yang mencatatkan kenaikan harga saham tertinggi sebesar 147.51%, sedangkan Bharti Airtel menjadi perusahaan yang nilai sahamnya turun drastis sebesar 6.31% sepanjang tahun ini.

Share this post

Analisa Fundamental

Edukasi

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.