Jelang Consumer Confidence, Dolar Index Kembali Melemah

Semalam Dolar Index sempat menguat hingga level 97.12 karena menguatnya bursa AS akibat naiknya harga minyak bumi dan amannya posisi Ketua The Fed, Jerome Powell karena sesuai ketentuan, Trump tidak bisa memecat Ketua The Fed yang independent. Namun, kuatnya pengaruh data ekonomi yang mengecewakan juga membebani dolar AS. Kemarin, Richmond Manufacturing Index periode Desember diumumkan sebesar -8, jauh di bawah prediksinya sebesar 16, bahkan jauh juga dibawah data sebelumnya sebesar 14 seperti dilansir dari Forex Factory.

Data ini menunjukkan bahwa tingkat aktivitas manufaktur di wilayah Richmond, bahkan angka di bawah 0 menunjukkan bahwa kondisinya memburuk dibandingkan periode sebelumnya.

Rilis data tersebut lantas kian mengonfirmasi bahwa perekonomian AS masih berada dalam tren perlambatan. Akibatnya, terdapat keraguan bahwa The Federal Reserve masih akan mengeksekusi rencanannya untuk mengerek suku bunga acuan sebanyak 2 kali pada tahun depan.

Secara teknikal, Jika koreksi naik Dolar Index tidak dapat menembus level 96.90-97.00 jelang Consumer Confidence AS jam 22.00 wib, maka Dolar Index diprediksi akan kembali melemah menuju level 96.70 pada bolinger tengah 20 time frame H4. Tapi jika tembus level 97.00, maka dolar index akan meneruskan koreksi naiknya ke level 97.15.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Neraca Perdagangan Cina Kembali Mengesankan Di April

Sektor perdagangan China kembali bukukan performa mengesankan pada April, dengan sektor ekspor tak disangka mencatat kenaikan sementara impor mencapai level tertinggi satu dekade. Sehingga, mendorong pereekonomian terbesar kedua di dunia itu.

Jajak Pendapat AP-NORC: Popularitas Biden Konsisten

Jajak pendapat oleh AP-NORC menunjukkan optimisme orang Amerika secara keseluruhan semakin meningkat mengenai keadaan negara mereka. Lima puluh empat persen mengatakan negara itu berada di...

Harga Emas Menguat, Data NFP Hambat Kenaikan Suku Bunga

Emas perlahan menguat pada hari Senin dan diperdagangkan di dekat level puncak tiga bulan yang dicapai minggu lalu. Kenaikan emas ini menyusul hasil yang mengecewakan pada data pekerjaan AS dan mendukung harapan bahwa suku bunga masih akan rendah untuk beberapa waktu.

NFP AS Di Prediksi Membaik, Dolar AS Di Prediksi Tetap Turun

Pada malam nanti, jam 19.30, Amerika Serikat akan merilis data tenaga kerjanya yang di prediksi membaik. Hal ini di lihat dari data NFP AS...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502