Kawasan Iran-Irak Masih Memanas, Mengapa Gold Di Prediksi Melemah Minggu Ini ?

Minggu lalu, Gold terlihat membentuk pola Long Legged Doji dimana harga Open dan close nya berdekatan yaitu harga open di level 1559.13 dan harga close di level 1560.24, mencapai posisi tertingginya di level 1611.33 dan posisi terendahnya di level 1540.20. Gold sempat menguat tajam hingga level 1611.33 karena aksi balasan Iran atas kematian Jendral Qasem Soleimani yang meluncurkan rudal-rudalnya ke dua markas militer Amerika Serikat. Namun, akibat kebijakan Trump yang tidak membalas serangan Iran dengan aksi militer melainkan dengan memberi sanksi ekonomi yang lebih berat kepada Iran, telah meredakan ketegangan yang terjadi di Irak dan Iran. Adanya kepastian bahwa minggu ini akan ada penandatanganan kesepakatan dagang fase pertama antara Cina dan Amerika di Washington, telah turun membuat terjadinya aksi lepas Safe Havens Gold.

Gold Trading

Hari ini Gold terlihat kembali meneruskan penurunan dari level 1561.42 ke level 1546.48.

Secara teknikal mingguan, di lihat dari grafik weekly, Gold di prediksi akan meneruskan pelemahannya pada minggu ini hingga menuju level 1528.00 pada moving average 5 Weekly. Pelemahan Gold pada minggu ini akan terus terjadi karena Amerika tetap tidak membalas serangan rudal kemarin dan tetap hanya memberi sanksi ekonomi yang semakin berat lagi dan juga semakin dekatnya kepastian penandatangan kesepakatan dagang Amerika dan Cina pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2020 nanti.