Kebijakan Moneter Bank Sentral Inggris Tetap, GBPUSD Tertekan

JAVAFX – Berita ekonomi yang dirilis pada hari Kamis(13/9/2018), Bank Sentral Inggris sepakat untuk tetap mempertahankan kebijakan moneternya tanpa perubahan.

Dalam keputusan yang diambil dari 9 anggota kebijakan Bank Sentral Inggris, seluruhnya menyetujui untuk pertahankan suku bunga berada di level 0.75% dan program pembelian obligasi sebanyak 435 milyar poundsterling per bulannya.

Seraya dirilisnya kebijakan moneter tersebut, pihak bank sentral menyatakan pula bahwa pengetatan kebijakan moneter bisa dapat terjadi dikala mendapat dukungan dari pertumbuhan ekonomi domestik yang sesuai dengan target. Namun kondisi seperti perang dagang dan Brexit memiliki dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Inggris dan perlu diwaspadai lebih lanjut terkait ancaman – ancaman yang terjadi dari pihak luar.

Pasca dirilisnya data tersebut, GBPUSD tertekan dimana terpantau bergerak turun 0.2% di level 1.3040 setelah sempat naik kurang lebih 25 poin dengan menyentuh level tertinggi di level 1.3068.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.