Kesenjangan Fundamental Ekonomi, Sungkurkan EURUSD !

JAVAFX – Menyimak  goyahnya performa EUR, terutama versus USD sejak awal, Senin 03 Februari hingga memasuki hari keempat pekan ini, Kamis 06 Februari 2020– dipengaruhi beberapa faktor katalis yang cukup efektif menjerumuskan EURUSD.

Terutama dari aspek fundamental ekonomi. Terjadinya kesenjangan antara data ekonomi Jerman dan Amerika Serikat yang cukup signifikan, sebagai contoh: Data Germany Factory Orders pada bulan Desember 2019 tercatat jauh di bawah ekspektasi naik 0.6%. Malah anjlok (-2.1%). Bahkan jauh dari penurunan (-0.8%) pada bulan November 2019 !

Label negatif untuk data tersebut menyisakan catatan memprihatinkan :”Bahwa sektor manufaktur dibelenggu resesi yang berkelanjutan dan membebani jejak EUR”

Di sisi lain, laporan ADP sektor-swasta yang menakar perubahan warga Amerika Serikat yang bekerja selama bulan Januari 2020, secara mengesankan sukses melibas ekspektasi, yaitu naik sebanyak 291.000 atau hampir dua kali lipat dari prediksi naik sekedar 157.000

Data fresh dari sektor pekerjaan –yang juga menjadi bekal bagus untuk data lebih penting lainnya, yaitu US Payroll yang akan dirilis pada  Jumat besok, 07 Februari 2020–, diperkuat data lainnya dari sektor ISM Non-Manufacturing Purchasing Managers’ Index, yang tercatat 55.5 point pada bulan Januari 2020. Juga melibas estimasi naik 55.1 dan lebih bagus dari sebelumnya, 55.0

Disparitas data fundamental ekonomi antara kedua negara tersebut nampak berjalin-berkelindan dengan beberapa faktor lainnya, yang juga efektif menelikung kinerja EUR versus USD, antara lain penurunan tarif oleh Cina atas produk AS, kecemasan terkait persengketaan dagang antara Uni Eropa dan AS, serta pola alihan investor dari obligasi menuju saham, sehingga mendongkrak yield AS lebih tinggi.

Segenap faktor di atas juga menjadi pil penambah vitalitas performa USD terhadap EUR

Dari dimensi teknikal; Jika tekanan jual terhadap EURUSD berlangsung di bawah 1.09776, membuka kans test support kritis 1.09578. Ekstensi dominasi sellers di bawah 1.09578 mempertajam serial bias bearish EURUSD, dengan sasaran berikut 1.09315-1.09233 dan 1.09035. Support kuat short term pada area 1.08825-1.08764.

Jika skenario tersebut kandas, dan EURUSD rebound di atas 1.10319, membuka peluang test resisten kritis 1.10664. Ekstensi dominasi buyers di atas 1.10664 akan memulihkan perspektif bias bullish EURUSD, dengan  target lanjutan 1.10922, lalu 1.11207 dan 1.11412. Resisten kuat short term pada area 1.11594-1.11710

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Presiden Turki Erdogan disuntik vaksin COVID-19 Sinovac

Presiden Turki Tayyip Erdogan menerima vaksin COVID-19 di depan kamera TV pada hari Kamis (14/1), sebuah langkah yang menurut juru bicara Partai AK-nya bertujuan...

HRW: Biden Harus Ubah Kebijakan HAM AS

Presiden terpilih AS Joe Biden harus membawa "perubahan mendasar" pada kebijakan hak asasi manusia Amerika dan mengizinkan investigasi kriminal terhadap Presiden Donald Trump untuk...

Investor Berburu Harga Murah, Emas Rebound

JAVAFX - Harga emas di bursa berjangka dibuka cukup tinggi di awal perdagangan sesi AS pada hari Senin (11/01/2021). Logam Mulia sebagai aset safe-haven...

4 Fundamental Penting Bagi Harga Minyak Di 2021

JAVAFX - Sejak April hingga Desember 2020, harga minyak bergerak bak rollercoaster dengan bentangan harga $40-50 per barel. Ini belum pernah terjadi sebelumnya, dimana...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502