Ketua Fed Peringatkan Kemungkinan Resesi AS

Dalam pidatonya kepada komite perbankan Senat pada hari Rabu, Ketua Fed Powell mengakui bahwa kenaikan suku bunga yang tajam dapat menyebabkan resesi di AS, dan menghindarinya sebagian besar tergantung pada faktor-faktor di luar kendali Fed.

“Risiko lainnya, bagaimanapun, adalah bahwa kami tidak akan berhasil memulihkan stabilitas harga dan kami akan membiarkan inflasi yang tinggi ini mengakar dalam perekonomian,” tambah Powell. “Kami tidak boleh gagal dalam tugas itu. Kita harus kembali ke inflasi 2%.”

Sehubungan dengan kenaikan suku bunga baru-baru ini Ketua Fed juga mengatakan “Kami mengantisipasi bahwa kenaikan suku bunga yang sedang berlangsung akan sesuai”, “Inflasi jelas mengejutkan kenaikan selama tahun lalu, dan kejutan lebih lanjut dapat terjadi.

Oleh karena itu, kami perlu waspada gesit dalam menanggapi data yang masuk dan pandangan yang berkembang.” Federal Reserve meningkatkan suku bunga sebesar 75bps menjadi 1,5%-1,75% selama pertemuan Juni 2022, bukannya 50bps yang diperkirakan semula, setelah tingkat inflasi secara tak terduga dipercepat bulan lalu ke tertinggi 41 tahun.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.