Konsolidasi, Harga Minyak Turun Tipis

JAVAFX – Harga minyak mentah dunia melakukan konsolidasi dalam perdagangan Selasa (21/05/2019) paska kenaikan sebelumnya. Ini menjadi momentum jeda dimana investor biasanya akan membukukan keuntungan sementara. Tak heran bila dalam jangka pendek, harga minyak akan cenderung mengalami koreksi.

Gold Trading

Sebelumnya, harga minyak mentah mendapat sokongan dari pengetatan pasokan oleh OPEC dan sekutunya. Namun menyusul adanya ketidakpastian dalam perundingan perdagangan antara AS – China, membuat pasar khawatir dengan potensi permintaan energi dimasa depan. Akibatnya, investor melakukan jeda dan menjadi momentum koreksi bagi pasar.

Krisis Iran, juga berkontribusi dalam mendorong kenaikan harga. Presiden AS Donald Trump kembali mengancam Iran akan menyerang dengan “kekuatan besar” jika Iran menyerang kepentingan AS di Timur Tengah. Washington mencurigai bahwa milisi yang memiliki hubungan dengan Iran mengorganisir serangan roket di ibukota Irak, Baghdad.

Ketegangan terus meningkat padahal pasar sudah ketat karena langkah OPEC, Rusia dan produsen lain yang menahan pasokan untuk mendukung harga. Arab Saudi telah mengisyaratkan kesediaannya untuk terus membatasi produksi sampai akhir tahun.

Pertemuan OPEC akan dilakukan pada 25-26 Juni mendatang. Salah satu pembahasan utama pertemuan ini adalah soal komitmen dalam melakukan pengetatan produksi minyak mentah. Perkembangan yang terjadi, membuat kelompok kartel ini mempertimbangkan untuk memindahkan agenda menjadi 3-4 Juli, demikian menurut sumber OPEC.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 25 sen menjadi $ 62,85 per barel.(WK)