Menkeu AS: Tanpa Kenaikan Batas Pinjaman, Suku Bunga akan Naik

Menteri Keuangan Amerika Janet Yellen hari Selasa (28/9) menyampaikan seruan mendesak pada Kongres untuk menaikkan batas pinjaman pemerintah, sehari setelah Partai Republik di Senat menolak mempertimbangkan RUU yang akan melakukannya.

Kegagalan untuk menaikkan plafon utang kemungkinan akan mendongkrak suku bunga, meningkatkan pembayaran bunga pemerintah atas utang nasional, ujar Yellen.

“Ini seperti tahun 2011, ketika Kongres tampaknya tidak menaikkan plafon utang dan kami tidak dapat membayar tagihan-tagihan, dan akhirnya terjadi lonjakan suku bunga.

Jika plafon utang tidak dinaikkan, saya kira akan terjadi krisis keuangan dan bencana.

Dan tentu saja, benar jika dikatakan bahwa pembayaran bunga atas utang pemerintah akan meningkat,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Saya prihatin dengan nilai dolar dan aset-aset Depkeu AS yang dinilai sebagai yang paling aman di dunia dan berfungsi sebagai mata uang cadangan.

Hal ini akan merusak kepercayaan pada dolar sebagai mata uang cadangan dan pembayaran bunga pada kredit rumah, mobil dan kartu kredit yang semuanya akan melesat seiring biaya pinjaman yang lebih tinggi, dan tentu saja hal ini juga akan meningkatkan pengeluaran kami.” [em

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.