Minyak Brent Rebound Tetapi Masih Dalam Penurunan Mingguan

Minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan lebih tinggi sekitar $72 per barel pada hari Jumat, tetapi masih dalam perjalanan mencatat kerugian mingguan sebesar 1% setelah China mengatakan akan memanfaatkan untuk pertama kalinya cadangan minyak raksasanya untuk mengurangi tekanan kenaikan harga bahan baku.

Sebuah pernyataan oleh Administrasi Cadangan Strategis China Kamis datang setelah inflasi tingkat pabrik di negara itu meningkat ke level tertinggi 13 tahun, dan hanya sebulan setelah Gedung Putih meminta OPEC+ untuk memompa lebih banyak minyak di tengah kenaikan harga bensin di Amerika. Sementara itu, dampak Badai Ida terus melumpuhkan produksi minyak AS, karena produsen berjuang untuk memulai kembali anjungan lepas pantai.

Di Asia, kekhawatiran berlanjut atas meningkatnya kasus strain Delta, dengan Jepang Kamis memperpanjang keadaan daruratnya di 19 prefektur, termasuk di Tokyo, hingga akhir bulan ini. Dalam berita persediaan, persediaan minyak mentah AS turun 1,529 juta barel pekan lalu menjadi 423,9 juta barel, penurunan periode kelima ke level terendah sejak September 2019.

Minyak mentah Brent adalah harga patokan utama untuk pembelian minyak di seluruh dunia. Sementara minyak Brent Crude bersumber dari Laut Utara, produksi minyak yang berasal dari Eropa, Afrika dan Timur Tengah yang mengalir ke Barat cenderung dihargai relatif terhadap minyak ini. Harga Brent yang ditampilkan di Ekonomi Perdagangan didasarkan pada instrumen keuangan over-the-counter (OTC) dan contract for difference (CFD).

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.