Minyak jatuh akibat kekhawatiran permintaan, catat rugi bulanan kedua

Covid-19: Amerika Serikat 117,635 vs 167,818 ( -50,183 )

Amerika Serikat melaporkan penambahan 117,635 kasus baru COVID-19 pada tanggal 29 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Amerika Serikat berjumlah 13,584,619 dan total...

Covid-19: India 39,567 vs 41,353 ( -1,786 )

India melaporkan penambahan 39,567 kasus baru COVID-19 pada tanggal 29 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di India berjumlah 9,390,791 dan total kasus aktif...

Covid-19: Rusia 27,100 vs 27,543 ( -443 )

Rusia melaporkan penambahan 27,100 kasus baru COVID-19 pada tanggal 28 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Rusia berjumlah 2,242,633 dan total kasus aktif...

Tidak Semua Orang Menanti Kedatangan Vaksin Covid-19 di California

Berita seputar vaksin Covid-19 hasil produksi Pfizer dan Moderna -yang dalam beberapa minggu ke depan kemungkinan akan siap untuk distribusi setelah resmi mendapat izin...

Covid-19: Indonesia 5,418 vs 5,828 ( -410 )

Indonesia melaporkan penambahan 5,418 kasus baru COVID-19 pada tanggal 28 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Indonesia berjumlah 527,999 dan total kasus aktif...

Covid-19: Singapura 6 vs 4 ( +2 )

Singapura melaporkan penambahan 6 kasus baru COVID-19 pada tanggal 28 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Singapura berjumlah 58,205 dan total kasus aktif...

Harga minyak jatuh lagi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), memperpanjang penurunan tajam hari sebelumnya dan membukukan penurunan bulanan kedua berturut-turut karena meningkatnya kasus COVID-19 di Eropa dan Amerika Serikat meningkatkan kekhawatiran atas prospek konsumsi bahan bakar.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember turun 19 sen menjadi menetap di 37,46 dolar AS per barel, setelah menyentuh level terendah lima bulan di 36,64 dolar AS di sesi sebelumnya.

Kontrak Brent bulan depan berakhir pada Jumat dan kontrak Januari turun 32 sen.

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk penyerahan Desember berkurang 38 sen menjadi ditutup pada 35,79 dolar AS per barel, setelah turun ke level terendah sejak Juni pada Kamis (29/10/2020) di 34,92 dolar AS.

Latest Articles

Gold Di Prediksi Menuju 1725 Jika Break Down 1800

Kemungkinan pergerakan Gold hari ini sama seperti kemarin dan lusa yang bergerak di kisaran level 1800-1818. Tapi jika hari ini terjadi break...

Presiden Xi dijadwalkan buka China-ASEAN Expo

Presiden China Xi Jinping dijadwalkan membuka China-ASEAN Expo yang digelar di Nanning, Daerah Otonomi Guangxi, Jumat. Dalam kesempatan tersebut Xi akan menyampaikan sambutan pembukaan melalui...

WHO sebut vaksin dapat kendalikan COVID pada 2021

Pakar kedaruratan terkemuka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (26/11) menyebutkan bahwa penggunaan vaksin COVID-19 dapat memungkinkan dunia mengendalikan penyakit tersebut tahun depan. "Kehidupan yang...

Trump akan tinggalkan Gedung Putih jika Electoral College pilih Biden

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (26/11) mengatakan akan meninggalkan Gedung Putih jika Electoral College memilih presiden terpilih dari Partai Demokrat, Joe Biden. Dalam...

Menlu China Puji Hubungan Beijing-Seoul di Tengah Ketegangan dengan AS

Diplomat tertinggi China, Kamis (26/11), menekankan pentingnya hubungan bilateral saat bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi di Korea Selatan, di mana ada kekhawatiran yang berkembang...

Trump Berikan Pengampunan Hukuman Lebih Sedikit Dibanding Presiden Sebelumnya

Alih-alih sikap kontroversial Presiden AS Donald Trump ketika memberikan pengampunan, termasuk kepada mitranya Michael Flynn, minggu ini; dibanding pendahulunya dalam satu abad terakhir, Trump...

Penurunan Harga Emas Mungkin Berlanjut Karena Harapan Stimulus Fed Terurai

Harga emas sedang menderita kerugian setelah meluncur ke level terendah dalam lebih dari empat bulan. Logam mulia ini jatuh karena perkembangan optimism...

Risalah ECB, Covid dan stabilnya Harga Emas Menjadi Perhatian Pasar

JAVAFX - Sejumlah sentiment fundamental layak diperhatikan pasar dalam perdagangan hari Kamis (26/11/2020). Dolar AS masih mencoba untuk bertahan terhadap mata uang...

Ini Alasan Harga Emas Bisa Ke $ 5000

JAVAFX - Harga emas jatuh di tengah pandemi yang liar, ketidakpastian ekonomi dan pemilu, dimana sebelumnya sejumlah bank-bank besar memperkirakan harga emas...

Bank of America : Musim Panas Nanti, Harga Minyak Bisa Ke $60

JAVAFX - Harga minyak mentah Brent bisa mencapai $ 60 per barel pada musim panas mendatang karena meredanya aturan pembatasan perjalanan, demikian...

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Trump akhirnya berikan lampu hijau untuk mulai transisi Biden

Setelah penolakan selama beberapa pekan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada senin, mengizinkan para pejabat untuk melanjutkan proses transisi administrasi ke Presiden terpilih Joe...

Biden Nominasikan Kerry Sebagai Utusan Khusus Presiden Urusan Iklim

Tim transisi presiden terpilih AS Joe Biden pada Senin (23/11) mengatakan, mantan Menteri Luar Negeri John Kerry akan diangkat sebagai utusan khusus presiden urusan...

PBB pertimbangkan usul AS perpanjang pengecualian sanksi untuk Korut

Komite sanksi Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sedang mempertimbangkan usul Amerika Serikat untuk mengefisienkan dan memperpanjang pengecualian dari sanksi PBB terhadap Korea Utara...

AstraZeneca Kemungkinan Akan Lakukan Uji Coba Tambahan

CEO AstraZeneca mengatakan kemungkinan akan melakukan uji coba global tambahan untuk menilai kemanjuran vaksin Covid-19 dengan menggunakan dosis yang lebih rendah.

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502