Minyak menguat karena risiko pasokan kalahkan kekhawatiran ekonomi

Harga minyak sedikit lebih tinggi pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena rencana larangan Uni Eropa terhadap minyak Rusia dan pelonggaran penguncian COVID-19 di China melawan kekhawatiran bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi akan merugikan permintaan.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik 51 sen atau 0,5 persen, menjadi menetap di 112,55 dolar AS per barel.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni naik 1,02 dolar AS atau 0,9 persen, menjadi ditutup di 113,23 dolar AS per barel pada hari terakhirnya kontrak bulan depan.

WTI mencatat kenaikan mingguan keempat berturut-turut, yang terakhir terjadi pada pertengahan Februari.

Brent naik sekitar 1,0 persen minggu ini setelah jatuh sekitar 1,0 persen minggu lalu.

Kontrak WTI yang lebih aktif diperdagangkan untuk Juli naik sekitar 0,4 persen menjadi berakhir di 110,28 dolar AS per barel.

“Risiko tetap berayun ke sisi positif …

mengingat pembukaan kembali China dan upaya lanjutan menuju embargo minyak Rusia oleh Uni Eropa,” kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA.

Di China, Shanghai tidak memberi sinyal perubahan apa pun pada rencana berakhirnya penguncian seluruh kota yang berkepanjangan pada 1 Juni, meskipun kota itu mengumumkan kasus COVID-19 baru pertamanya di luar area karantina dalam lima hari.

Pasar energi memperkirakan pencabutan beberapa pembatasan virus corona di Shanghai akan meningkatkan permintaan energi.

China adalah importir minyak mentah utama dunia.

Uni Eropa berharap untuk mencapai kesepakatan tentang larangan impor minyak mentah Rusia yang mencakup pemotongan untuk negara-negara anggota yang paling bergantung pada minyak Rusia, seperti Hongaria.

“Peluang embargo Uni Eropa diumumkan lebih cepat daripada nanti meningkat setelah keberhasilan Jerman dalam memotong impor minyak Rusia lebih dari setengahnya dalam waktu yang sangat singkat,” kata penelitian konsultan BCA dalam sebuah catatan.

Perusahaan-perusahaan besar Jerman sedang menyusun rencana menggunakan sistem lelang untuk membantu jatah pasokan yang tersedia jika Rusia menghentikan pasokan gasnya, meskipun beberapa khawatir itu bisa menghukum perusahaan kecil.

Di Amerika Serikat, perusahaan energi AS minggu ini menambahkan rig minyak dan gas alam selama sembilan minggu berturut-turut, menurut hitungan rig Baker Hughes, karena sebagian besar produsen kecil menanggapi harga tinggi dan dorongan pemerintah untuk meningkatkan produksi.

Jumlah rig merupakan indikator pertumbuhan produksi di masa depan.

Orang Amerika terus berada di belakang kemudi meskipun harga bensin di SPBU terus mencapai rekor tertinggi.

Klub otomotif AAA mengatakan rata-rata harga bensin tanpa timbal reguler nasional mencapai rekor 4,59 dolar AS per galon pada Jumat (20/5/2022).

Di India, impor minyak mentah pada April mencapai tertinggi dalam 3,5 tahun karena importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia meningkatkan pembelian minyak Rusia yang didiskon untuk mendorong pemulihan permintaan dan melawan harga yang tinggi.

Di Norwegia, produksi minyak mentah pada April meleset dari perkiraan resmi sebesar 10,6 persen, sementara produksi gasnya sesuai dengan ekspektasi.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.