Partisipan Pemilu Naik, Pro Demokrasi Menang, Hang Seng Menguat

Masyarakat Hong Kong menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum distrik yang dipandang sebagai barometer opini publik di hari Minggu (24/11/2019). Dari perhitungan Senin (25/11/2019) pagi, kandidat yang pro demokrasi dikabarkan memenangkan Pemilu dengan mayoritas suara dengan meraih 333 dari total 425 kursi yang diperebutkan. Sedangkan pro China hanya memenangkan 52 kursi. Pemilu berlangsung aman dan tanpa hambatan. Partisipan peserta Pemilu meningkat hampir dua kali lipat dari pemilu sebelumnya yaitu sekitar 3 juta orang.

Gold Trading

Dewan distrik akan mengendalikan sejumlah pengeluaran dan memutuskan masalah publik seperti transportasi dan memangkas pengaruh China di wilayah itu. Sejak Hong Kong lepas dari koloni Inggris dan menjadi bagian China sejak 1997, Hong Kong tidak memiliki kebebasan mutlak untuk memilih pemimpinnya karena setiap calon pemimpin Hong kong yang di pilih oleh rakyat melalui Pemilu adalah para calon pemimpin yang telah di pilih dan di tetapkan oleh pemerintah Cina. Dengan kemenangan Pro Demokrasi dalam Pemilu ini dengan memenangkan kursi mayoritas di parlemen ini, maka di harapkan perjuangan mereka untuk demokratisasi di Hong Kong sehingga dapat memilih pemimpin Hong Kong tanpa adanya intervensi Cina dapat segera terwujud.

Akibat kemenangan pro demokrai ini, Bursa Asia menghijau yaitu Hang Seng melonjak naik 1.55%, Nikkei menguat 0.91%, dan Kospi menguat 1.15%, Strait Times naik 0.4%, dan indeks Shanghai naik 0.29%. USDJPY juga terlihat gap up dari level 108.63 ke level 108.74 dan di prediksi USDJPY dapat terus menguat menuju resisten dua di level 108.87.