Pasar Energi Terlihat Bagus, Harga Minyak Bisa Melonjak 50% Lagi

JAVAFX – Pasar energi terlihat bagus jika pasar bertahan dan terus reli. Sektor energi telah mengungguli pasar secara keseluruhan dengan margin besar sejak Oktober lalu, bahkan setelah koreksi di bulan Juli. Meskipun ada kekhawatiran tentang varian Delta, bank-bank investasi besar terus berkeyakinan bbullish pada minyak, salah satunya adalah Goldman Sachs. Mereka mempertahankan perkiraan sebelumnya bahwa harga Minyak Mentah Brent pada akhir tahun ini bisa di kisaran harga $80 per barel, meskipun mereka juga memperkirakan bahwa lonjakan varian Delta dapat menjadi hambatan sementara pada masalah permintaan minyak selama dua bulan ke depan.

Keyakinan mereka didasarkan pada meningkatnya kegiatan vaksinasi yang diharapkan dapat memulihkkan permintaan minyak secara berkelanjutan. Disisi lain, dukungan bagi kenaikan harga minyak juga berpijak pada keyakinan bahwa OPEC+ tidak mungkin merespons permintaan Presiden Joe Biden agar mereka meningkatkan produksinya ditengah wabah pandemi saat ini, yang akan mengurangi permintaan minyak dalam jangka pendek, jelas Goldman Sachs.

Data terkini menunjukkan bahwa permintaan minyak mentah China diperkirakan lebih rendah 1 juta barel per hari (bph) dalam dua bulan ke depan dari yang diperkirakan sebelumnya karena meningkatnya jumlah kasus COVID di importir minyak mentah utama dunia, jelas mereka.

“Melihat di luar angin sakal Delta, kami memperkirakan pemulihan permintaan akan berlanjut seiring dengan meningkatnya tingkat vaksinasi,” kata Goldman Sachs.

Sementara itu, Gedung Putih meminta kelompok OPEC+ untuk meningkatkan produksi minyak lebih dari yang mereka rencanakan untuk menjinakkan kenaikan harga bensin yang dapat menggagalkan pemulihan ekonomi global.  Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan bahwa “Kami terlibat dengan anggota OPEC+ yang relevan tentang pentingnya pasar yang kompetitif dalam menetapkan harga”.  Harga bensin yang lebih tinggi, jika dibiarkan, berisiko merusak pemulihan ekonomi global yang sedang berlangsung, demikian bunyi pernyataan itu.

Akan ada cukup banyak keengganan dari Saudi dan kelompok yang lebih luas untuk meningkatkan produksi lebih lanjut, terutama mengingat berlanjutnya ketidakpastian atas penyebaran varian delta. Kita perlu melihat seberapa besar tekanan yang bersedia diberikan AS pada Arab Saudi untuk melihat mereka lebih lanjut membuka keran,” tambah mereka.

Mengomentari kemungkinan OPEC+ mengangkat pasokan, Goldman Sachs mengatakan “Kami tidak melihat pernyataan Gedung Putih baru-baru ini sebagai ancaman defisit pasar saat ini atau laju penyeimbangan kembali di semester kedua tahun ini.”

Secara teknis, pola gerakan harga menunjukkan formasi “Gold Cross” pada grafik mingguannya. Formasi ini mengindikasikan proyeksi kenaikan besar pada harga suatu aset. Rata-rata harga dalam jangka pendek melintasi di atas rata-rata pergerakan jangka panjangnya. Pola grafik silang emas menunjukkan potensi reli besar. Dilihat kebelakang, formasi ini hanya terjadi tiga kali sejak awal abad ini dan masing-masing dari tiga kali itu diikuti oleh reli minyak mentah yang sangat kuat, dalam kisaran 20% -50%.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.