Pejabat ECB Janjikan Adanya Kenaikan Suku Bunga Lainnya

0
99

Bank Sentral Eropa akan terus menaikkan suku bunga hingga inflasi terkendali, dua pembuat kebijakan ECB mengatakan pada hari Jumat setelah survei menunjukkan perjuangan melawan kenaikan harga masih jauh dari kata selesai.

Gubernur bank sentral Prancis Francois Villeroy De Galhau dan Gubernur bank sentral Lituania Gediminas Simkus menegaskan kembali niat ECB untuk meningkatkan biaya pinjaman, berkali-kali jika diperlukan, yang masih diragukan oleh pasar keuangan.

Bank sentral Eropa menaikkan suku bunga simpanan utama pada Kamis untuk ketujuh kalinya meski dengan kenaikan lebih kecil dari sebelumnya, 25 basis poin. Villeroy menjelaskan kenaikan suku bunga mulai berdampak pada inflasi. ECB telah menaikkan suku bunga deposito sebesar 375 basis poin yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak Juli lalu.

Data pada Jumat menunjukkan penjualan ritel zona euro turun melampaui perkiraan pada Maret, bukti adanya penurunan permintaan. Dan dua survei ECB yang juga dirilis Jumat menunjukkan para ekonom memangkas perkiraan inflasi untuk tahun ini dan selanjutnya menjadi masing-masing 5,6% dan 2,6%.

Tetapi kedua survei itu juga menunjukkan inflasi yang bertahan sedikit di atas target 2% ECB pada 2025 dan perusahaan khawatir dengan kenaikan upah. Itu kemungkinan akan memperkuat tekad ECB untuk terus mengetatkan kebijakan moneter dalam beberapa bulan mendatang, meskipun dengan kenaikan lebih kecil.

“Durasi kenaikan suku bunga saat ini lebih penting daripada laju kenaikan,” kata Villeroy. “Kami akan gigih sampai inflasi terkendali.” ECB akan membawa inflasi kembali ke 2% pada tahun 2025, “bahkan mungkin pada akhir tahun 2024”, tambahnya.

Sementara itu, Simkus meneruskan pandangan tersebut, mengatakan kepada wartawan di Vilnius bahwa suku bunga “tidak cukup tinggi” dan “perlu dinaikkan lebih lanjut”.

“Kami akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang cukup lama agar inflasi kembali ke 2%,” kata kepala bank sentral Lituania itu.