Penguatan Dolar AS Di Tengah Berbagai Sentimen Kekhawatiran

Safe-haven Dolar AS dapati titik dukungannya tepat di bawah level puncak minggu lalu hari ini menyusul kekhawatiran baru tentang sektor properti China dan bayang-bayang data tenaga kerja AS menempatkan investor dalam kondisi hati-hati.

Greenback mencapai level tertinggi 14 bulan terhadap euro dan level tertinggi 19 bulan pada yen pekan lalu setelah pasar memperhitungkan suku bunga AS berpeluang lebih dulu naik dibandingkan bank sentral global.

Euro anjlok bawah level $1,16 dan di $1,1598, tidak jauh dari level terendah minggu lalu di $1,1563. Yen hanya bergerak tipis terhadap dolar di level 111,065. Yuan pada perdagangan internasional turun sekitar 0,3%.

Penghentian perdagangan saham pengembang properti China Evergrande di Hong Kong, menyulut kembali kegelisahan pasar tentang kemungkinan efek dominonya.

Investor khawatir bahwa runtuhnya Evergrande berimbas pada ekonomi China yang sudah rapuh dan menyeret pertumbuhan global. Indeks dolar AS naik tipis 0,08% menjadi 94,029.

Selain Evergrande, laporan CNBC Jumat juga mengatakan Perwakilan Dagang AS Katherine Tai akan mengumumkan pada hari Senin bahwa China tidak mematuhi aturan perdagangan AS-China juga memberikan dukungan terhadap dolar, terutama terhadap yuan.

Dalam minggu, Reserve Bank of Australia akan melakukan pertemuan pada hari Selasa dan diperkirakan akan mempertahankan kebijakan tetap stabil. Ekonom dalam survei Reuters memperkirakan RBA masih akan menahan suku bunga hingga setidaknya 2024, karena RBA bersikeras akan demikian. Dolar Australia relatif datar di $0,72685

Sementara itu, kenaikan 25 basis poin dari Reserve Bank of New Zealand pada hari Rabu mulai mempengaruhi pasar, dengan kemungkinan 97% kenaikan suku bunga di Selandia Baru pada hari Rabu dan peluang 96% untuk kenaikan lainnya pada bulan November. Dolar Selandia Baru bergerak tipis pada $0,6941.

Pada hari Jumat, data tenaga kerja AS diperkirakan akan melanjutkan kenaikannya, dengan perkiraan sebanyak 460.000 lapangan pekerjaan tercipta di September – cukup untuk menjaga Federal Reserve di jalur untuk memulai pengurangan sebelum akhir tahun.

Sementara itu, Sterling masih melanjutkan penurunan tajam dari pekan lalu ketika para pelaku pasar acuhkan retorika hawkish bank sentral untuk fokus pada prospek suram dan kemungkinan suku bunga dan inflasi yang lebih tinggi. Sementara itu, Sterling masih melanjutkan penurunan tajam dari pekan lalu ketika para pelaku pasar acuhkan retorika hawkish bank sentral untuk fokus pada prospek suram dan kemungkinan suku bunga dan inflasi yang lebih tinggi.
Pound diperdagangkan realtif datar dari perdagangan sejak minggu lalu dan diperdagangkan di level $ 1,3540.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.