Perbatasan China-Myanmar kembali lockdown, ada OTG dari Indonesia

Otoritas China, Senin, kembali memutuskan karantina wilayah (lockdown) di Kota Ruili, Provinsi Yunnan, yang berbatasan dengan Myanmar.

Keputusan tersebut diambil setelah ditemukan tiga kasus baru COVID-19 yang terjadi pada Minggu (4/7).Lockdown tersebut merupakan keempat kalinya terjadi di Ruili selama musim pandemi COVID-19 sejak awal tahun lalu.

Di antara tiga kasus baru itu, dua terjadi pada warga negara China, sedangkan satunya lagi pada warga negara Myanmar, demikian laman resmi Komisi Kesehatan Provinsi Yunnan.

Otoritas kesehatan setempat juga melaporkan adanya satu kasus tanpa gejala yang terjadi pada warga negara China yang baru pulang dari Indonesia.

Sebelumnya Provinsi Yunnan juga menerima lima kasus impor, masing-masing tiga dari Myanmar dan dua dari Indonesia.

Dengan lockdown tersebut, Ruili menutup pos perbatasannya.

Kader partai lokal dan personel militer dikerahkan ke wilayah perbatasan itu untuk mencegah keluar masuknya warga secara ilegal.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.