Perdana Menteri dan pemimpin oposisi Malaysia bertemu

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob melakukan pertemuan dengan para pemimpin oposisi negara tersebut untuk meredakan suhu politik negara sebagaimana disarankan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah.

Hadir dalam pertemuan di kantor Perdana Menteri Putrajaya tersebut Ketua Oposisi dan Presiden PKR Anwar Ibrahim, Presiden Partai Amanah Negara Mohamad Sabu dan Sekjen DAP Lim Guan Eng.

Pertemuan yang berlangsung selama satu jam tersebut tertumpu kepada kepentingan rakyat dalam mencari titik persamaan yang terbaik bagi menangani krisis pandemik COVID-19.

Persetujuan bersama dicapai untuk memberdayakan fungsi parlemen Malaysia sebagai institusi yang bertanggungjawab dan konstruktif, mengawasi dan mengimbangi eksekutif supaya lebih transparan dan memenuhi kehendak rakyat.

“Kami juga setuju dan memahami pentingnya kebebasan lembaga kehakiman, reformasi institusi dan tata kelola pemerintah yang baik bagi memastikan keadaan yang lebih kondusif untuk rakyat dan negara dalam kontek keluarga Malaysia,” kata pernyataan tersebut.

Sementara itu pada kesempatan terpisah Majelis Presiden Pakatan Harapan juga telah memutuskan bahwa ketua oposisi akan mengadakan satu pertemuan dengan pemimpin utama semua partai oposisi dalam waktu dekat termasuk mengundang mereka untuk menyertai tau bekerjasama dengan Pakatan Harapan.

Ini selaras dengan ketetapan kepimpinan Pakatan Harapan di Port Dickson pada April lalu yang menyatakan keterbukaan Pakatan Harapan berunding dan bekerjasama serta menggembleng seluruh tenaga di bawah konsep kemah besar demi memantapkan blok oposisi yang meliputi 105 anggota parlemen.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.