Pound Sterling ke Arah Pelemahannya

JAVAFX – Berita forex di hari Senin(22/1/2018), pound sterling ke arah pelemahannya pada perdagangan sesi Asia siang ini dimana arah pelemahan ini juga merupakan perwujudan penjualan eceran di Inggris yang sudah menurun kembali sehingga desakan kenaikan suku bunga Inggris juga makin meredup.

Secara umum dolar AS masih bergerak sedikit menekan kepada mata uang Inggris, dan sejauh ini juga GBPUSD untuk sementara sedang berada di level 1.3867 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 1.3857. USDJPY untuk sementara berada di level 110,82 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 110,82. Untuk AUDUSD untuk sementara berada di level 0,7993 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7985.

Secara garis besar memang dolar AS sempat tertekan dalam beberapa hari ini setelah dilaporkan bahwa pemerintah AS sedang kehabisan dana operasionalnya sehingga terancam tidak bisa menjalankan fungsi negara dalam melayani masyarakatnya dan membuat kinerja ekonomi AS bisa menurun. Sejauh ini House of Representative alias DPR-nya AS sudah setuju untuk menambah dana operasional pemerintah hingga pertengahan bulan depan.

Namun tambahan dana belanja pemerintah terganjal oleh Senat, di mana pihak Demokrat di Senat telah setuju dengan program Trump yaitu mendanai tembok perbatasan AS dengan Meksiko, namun Demokrat ingin memasukkan program Jaminan Perlindungan Anak Imigran atau DACA ke dalam anggaran tambahan tersebut. Namun Trump tidak setuju program DACA tersebut. Disinilah letak deadlock terjadi.

Banyak kalangan masalah penutupan ini tidak akan terdampak ke pasar atau dolar AS, namun bila berminggu-minggu penutupan berlangsung, tentu ini merupakan kabar buruk bagi dolar AS. Segala bentuk data-data ekonomi AS yang akan muncul atau di rilis, tentu akan dilewatkan begitu saja oleh investor dunia, karena dampak yang akan terjadi dari shutdown tersebut tentu akan melumpuhkan sendi-sendi ekonomi AS di masa yang akan datang.

Selain itu, tekanan ke dolar juga tidak berhenti karena bank-bank sentral dunia lainnya juga sedang berlomba-lomba mengejar ketertinggalan suku bunganya dari the Fed. Lomba menormalisasikan kebijakan moneter menjadi penyebab utama greenback membaik meski data-data ekonomi AS membaik.

Terbukti dengan angka penjualan eceran bulanan dan tahunan yang terakhir semuanya mengalami penurunan sehingga gejolak desakan kenaikan suku bunga ataupun normalisasi kebijakan moneter BoE kembali luntur sehingga ini tentu berefek terhadap pound sterling untuk berhenti menguat. Nanti malam menantikan keputusan dari Washington, apakah shutdown masih berlanjut atau tidak sehingga hal ini dapat menentukan langkah pound sterling yang bisa mengarah melemah atau menguat di seminggu ke depan.

Sumber Berita: Reuters, Bloomberg, Investing, Javafx.co.id, Dailyfx
Sumber gambar: BBC

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.