Rangkuman Berita Pasar Forex Dan Emas: 4 Agustus 2022

  • Presiden Fed St. Louis, James Bullard, pada Rabu mengatakan bank sentral kuatkan tekad dalam menaikkan suku bunga untuk mengembalikan inflasi kembali ke 2%, target bank sentral.
  • Sektor jasa AS tak terduga tumbuh pada Juli, Indeks PMI sektor jasa naik 1,4 poin menjadi 56,7 atas tumbuh pesanan baru, data Institute for Supply Management (ISM) Rabu menunjukkan.
  • OPEC+ akan meningkatkan target produksi sebesar 100.000 barel per hari, yang dianggap para analis sebagai sebuah kemunduran bagi Presiden AS setelah perjalanannya ke Arab Saudi.
  • Presiden Fed San Francisco Mary Daly pada Rabu mengatakan,  sangat beralasan the Fed menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin bulan depan jika ekonomi tumbuh sesuai harapan.
  • Jepang harus siap saat BoJ tinggalkan batas suku bunga jangka panjang 0% dan swasta menjadi pelaku dominan pasar obligasi pemerintah, ungkap pejabat kementerian keuangan Jepang.
  • Regulator pasar energi Inggris Ofgem Kamis mengatakan pihaknya akan meningkatkan tinjauan batas harga pada harga energi domestik setiap tiga bulan guna mengurangi berbagai risiko.
  • Italia akan menyetujui paket bantuan baru senilai sekitar 14,3 miliar euro untuk membantu melindungi konsumen dari lonjakan biaya energi dan harga konsumen, kata pejabat pemerintah.
  • Rusia menjadi pemasok batu bara terbesar ketiga India pada Juli, dengan impor naik lebih dari seperlima dibandingkan dengan Juni ke rekor 2,06 juta ton, data dari Coalmint menunjukkan.
  • Menteri Luar Negeri China, Wang Yi menyebut kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan sebagai tindakan “manik, tidak bertanggung jawab, dan sangat tidak rasional”, saluran CCTV mengatakan.
  • Pasar saham Asia naik pada hari Kamis atas mulai meredanya ketegangan atas kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan dan investor mengambil isyarat dari data dan pendapatan AS yang kuat.
  • empat perbankan terbesar Australia menaikkan variabel suku bunga pinjaman rumah mereka pada Kamis, setelah Reserve bank of Australia menaikkan suku bunga awal pekan ini.
  • Dolar mempertahankan kenaikan baru-baru ini terhadap mata uang mayoritas di sesi Kamis, seiring banyaknya pejabat Federal Reserve kuatkan tekad untuk menekan laju inflasi.
  • Konsumen zona euro siap hadapi resesi ekonomi dan lonjakan inflasi yang terus memakan pendapatan mereka di tahun depan, survei Bank Sentral Eropa menunjukkan pada Kamis.
  • Pesanan industri Jerman mencatat penurunan bulanan, pesanan untuk barang-barang industri turun 0,4% pada bulan ini, laporan Kantor Statistik Federal, pada kamis menunjukkan.
  • Aktivitas konstruksi Inggris mencatat penurunan terbesar di lebih dari dua tahun,  Indeks PMI konstruksi S&P Global/CIPS turun menjadi 48,9 pada Juli dari 52,6 Juni, terendah sejak Mei 2020.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.