Rangkuman Berita Pasar Forex Dan Emas: Jumat, 3 Desember 2021

  • Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan pada hari Kamis, mungkin sudah waktunya untuk mulai menyusun rencana menaikkan suku bunga untuk mengatasi inflasi di atas target.
  • Pejabat the Fedperlu bersiap untuk mengadaptasi kebijakan moneter dalam menanggapi perubahan ekonomi, Presiden Fed Richmond Thomas Barkin pada Kamis mengatakan.
  • Beberapa obligasi AS dengan jatuh tempo di Desember hasilkan yield yang tinggi, pasar kemungkinan kembali ghadapi prospek bahwa pemerintah AS mungkin kehabisan dana.
  • Gubernur Randal Quarles, yang akan mengundurkan diri dari The Fed akhir bulan ini nyatakan dukungan atas keputusan komite untuk mempercepat tapering dari yang diharapkan.
  • Kanselir Jerman, Olaf Scholz, dapat mencalonkan Joachim Nagel, seorang pejabat tinggi di Bank for International Settlements, menggantikan Presiden Bundesbank Jens Weidmann.
  • Pemerintahan Justin Trudeau akan menguraikan pengeluaran baru yang terbatas dalam pembaruan fiskal yang akan dirilis akhir bulan ini, sebuah sumber mengatakan pada Kamis.
  • Menteri Keuangan dan Wakil Presiden AS akan mengumumkan pendanaan baru yang signifikan untuk meningkatkan pinjaman kepada bisnis minoritas dan masyarakat berpenghasilan rendah.
  • Kepercayaan konsumen Jepang masih flat pada November, indeks sentimen untuk rumah tangga umum sebesar 39,2 pada November, tidak berubah dari Oktober, kata pemerintah pada Kamis.
  • Kantor statistik Uni Eropa Eurostat melaporkan, inflasi harga produsen bulanan di 19 negara zona euro naik 5,4% untuk inflasi tahunan melonjak 21,9% didorong oleh lonjakan harga energi.
  • Seorang pejabat pemerintah AS Kamis mengatakan kegagalan menghapus tarif baja dan aluminium Inggris tidak ada kaitannya dengan kekhawatiran tentang aturan dagang pasca-Brexit.
  • Klaim pengangguran awal AS sebanyak 222.000 pengajuan dalam pekan hingga 27 November, naik  28.000 dari minggu sebelumnya, data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan Kamis.
  • Reli pasar yang luas hantarkan Wall Street catat kenaikan tajam pada penutupan sesi Kamis, pulih dari penurunan sepanjang sesi karena aksi bargain para pelaku pasar.
  • Senat AS yang dikendalikan Demokrat pada Kamis mengesahkan undang-undang untuk mendanai pemerintah hingga pertengahan Februari, guna menghindari risiko “shutdown”.
  • Minyak mentah perpanjang kenaikan setelah OPEC+ akan meninjau penambahan pasokan jelang pertemuan yang dijadwalkan berikutnya jika varian Omicron memenuhi permintaan.
  • Dolar menguat di sesi Jumat di tengah nada yang lebih tenang di pasar karena meredanya kekhawatiran atas dampak Omicron, namun relatif stagnan jelang data non farm payroll AS.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.