Rangkuman Berita Pasar Forex Dan Emas: Rabu, 12 Januari 2022

  • Kepercayaan usaha kecil AS tumbuh moderat di Desember di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi dan kekurangan pekerja, survei menunjukkan pada Selasa.
  • Jerman akan membutuhkan tenaga kerja imigran untuk mencegah kekurangan tenaga kerja yang dapat merusak produktivitas dan, menteri ekonomi Jerman mengatakan.
  • Fed AS harus mulai segera melepas obligasi dan sekuritas berbasis hipotek yang terakumulasi selama pandemi, Presiden Fed Kansas City Esther George Selasa mengatakan.
  • Jerome Powell, di hadapan kongres pada Selasa mengatakan bahwa dampak ekonomi karena lonjakan COVID-19 saat ini hanya “jangka pendek” dan siap untuk ketatkan kebijakan.
  • Indeks dolar melemah di sesi Selasa setelah ketua Fed isyaratkan belum membuat keputusan mengurangi neraca hampir $9 triliun sementara Fed akan menormalkan kebijakan.
  • Harga emas naik 1% di sesi Selasa atas tergelincirnya dolar  setelah kesaksian Jerome Powell di depan Kongres tidak menimbulkan kejutan dalam hal pengetatan moneter.
  • Bank Dunia pada Selasa pangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi di AS, kawasan Euro, dan China dan peringatkan kondisi yang mengancam pemulihan di negara berkembang.
  • Wall Street ditutup lebih tinggi setelah kesaksian Powell meredakan kekhawatiran investor dengan mengatakan ekonomi dapat menahan pengetatan Fed, dan kasus Omicron.
  • Emas naik 3 hari berturut-turut menjelang laporan data inflasi AS, sebutan emas untuk memenangkan perlombaan melawan inflasi tampaknya masih berlaku.
  • Persediaan minyak mentah AS turun di pekan lalu sementara persediaan bahan bakar isyaratkan lemahnya permintaan, data American Petroleum Institute pada Selasa, menunjukkan.
  • Sentimen produsen Jepang merosot, kenaikan biaya tekan margin keuntungan, Indeks sentimen produsen naik 17, Indeks sektor jasa naik 8 di Januari, data Reuters Tankan menunjukkan.
  • Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda Rabu, mengatakan inflasi kemungkinan akan meningkat bertahap atas kenaikan biaya energi dan lemahnya permintaan imbas pemulihan ekonomi moderat.
  • Indeks dolar merosot ke level terlemah sejak November di sesi Rabu, setelah Ketua Fed isyaratkan perlu beberapa bulan untuk membuat keputusan tentang tapering bank sentral.
  • Bank sentral Korea kemungkinan akan menaikkan kembali kebijakan suku bunganya ke posisi sebelum pandemi pada Jumat, sebuah jajak pendapat Reuters menemukan.
  • Inflasi tingkat produsen China naik lebih lambat dari yang diharapkan pada Desember, Indeks harga produsen (PPI) naik 10,3% dari tahun sebelumnya, data pada rabu menunjukkan.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.