Rangkuman Berita Pasar Terkini: Jumat, 24 September 2021

  • Sektor manufaktur Jerman melambat, Purchasing Managers Index Flash turun ke level terendah 8 bulan di 58,5 dari 62,6 di Agustus, data IHS Markit, Kamis, menunjukkan.
  • IHS Markit, Kamis, melaporkan subindex PMI untuk sektor jasa Jerman turun ke level terendah empat bulan di level 56,0 dari 60,8 di Agustus.
  • Aktivitas bisnis zona euro melambat di September, Indeks Manajer Pembelian Komposit Flash IHS Markit turun menjadi 56,1, ke level terendah lima bulan.
  • Indeks Manajer Pembelian Komposit flash awal Inggris turun menjadi  54,1 di September, terendah sejak Februari, data IHS Markit/CIPS, kamis menunjukkan.
  • Pemerintah Italia tidak berencana naikkan pajak dan akan membantu untuk menahan lonjakan biaya listrik, Perdana Menteri Mario Draghi mengatakan, Kamis.
  • Bank of England mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah di 0,1% dan pertahankan target pembelian aset 895 miliar pound pada hari Kamis.
  • Penjualan ritel Kanada kemungkinan besar naik 2,1% di Agustus setelah turun 0,6% pada Juli, Statistik Kanada mengatakan dalam perkiraan singkat pada Kamis.
  • Data Jobless Claim AS meningkat 16.000 menjadi 351.000 di pekan hingga 18 September, data departemen tenaga kerja AS, Kamis, menunjukkan.
  • Pasar saham AS ditutup menguat pada hari Kamis, investor tampak lega tentang sikap the Fed dalam mengurangi stimulus dan menaikkan suku bunga.
  • Imbal hasil obligasi AS melonjak pada hari Kamis setelah Federal Reserve membuka pintu untuk menaikkan suku bunga pada awal tahun depan.
  • Inflasi harga konsumen inti Jepang datar pada Agustus, indeks CPI inti turun 0,5% pada Agustus, data Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi, Jumat, menunjukkan.
  • Data Au Jibun Bank Kamis menunjukkan, aktivitas manufaktur Jepang melambat di September, Purchasing Managers’ Index (PMI) flash manufaktur turun menjadi 51,2.
  • Indeks dolar tertahan di dekat level terendah dalam seminggu pada hari Jumat, di tengah meredanya kekhawatiran potensi default China Evergrande Group.
  • Harga emas naik tipis pada hari Jumat setelah jatuh lebih dari 1% di sesi sebelumnya, menyusul dolar tertahan di dekat level terendah dalam sepekan.
  • Bursa Jepang naik pada hari Jumat karena investor mengambil saham siklus di tengah harapan meredanya krisis utang China Evergrande dan pertumbuhan ekonomi global.
  • Australia mencapai tonggak sejarah vaksin saat kasus Melbourne mendekati level rekor, kata pihak berwenang, mengatakan pada hari Jumat.
  • Persaingan pemilihan pemimpin partai berkuasa di Jepang, para kandidat dipaksa untuk menilai kebijakan “Abenomics” warisan mantan perdana menteri Shinzo Abe.
  • Harga minyak naik untuk hari keempat pada hari Jumat, investor fokus pada pasokan yang lebih ketat di tengah kuatnya minat terhadap aset berisiko.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.