RBNZ Pertahankan Kebijakan Moneter, Koreksi NZD/USD Masih Bearish

Covid-19: India 43,084 vs 48,120 ( -10%)

India melaporkan penambahan 43,084 kasus baru COVID-19 pada tanggal 1 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di India berjumlah 8,179,250 dan total kasus aktif...

Covid-19: Jerman 3,499 vs 19,367 ( -82%)

Jerman melaporkan penambahan 3,499 kasus baru COVID-19 pada tanggal 31 October 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Jerman berjumlah 521,219 dan total kasus aktif...

Ledakan pipa gas di Irak sebabkan dua tewas, 51 lainnya terluka

Sedikitnya dua orang tewas dan 51 orang mengalami luka-luka akibat sebuah ledakan pipa gas di Irak bagian selatan, demikian keterangan sumber di kepolisian setempat...

Covid-19: Rusia 18,140 vs 18,283 ( -1%)

Rusia melaporkan penambahan 18,140 kasus baru COVID-19 pada tanggal 31 October 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Rusia berjumlah 1,618,116 dan total kasus aktif...

Trump Tangguhkan Akses Bebas Bea $ 817 Juta untuk Impor Thailand

Hak istimewa bebas bea Thailand untuk ekspor sekitar $ 817 juta ke Amerika Serikat akan dicabut mulai 30 Desember. Demikian seperti diumumkan oleh Presiden Amerika...

Covid-19: Indonesia 3,143 vs 2,897 ( +8%)

Indonesia melaporkan penambahan 3,143 kasus baru COVID-19 pada tanggal 31 October 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Indonesia berjumlah 410,088 dan total kasus aktif...

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pertahankan kebijakan moneternya untuk pengenduran kuantitatif (QE) NZD100 miliar pada pertemuan kebijakan moneter untuk September. Anggota dewan Bank Sentral Selandia Baru itu juga masih mempertahankan suku bunga Official Cash Rate (OCR) di rekor bawah 0,25% untuk bulan keempat. Keputusan ini sudah diperkirakan oleh pasar.

Keputusan Suku Bunga RBNZ diumumkan oleh Reserve Bank of New Zealand. Jika RBNZ bersikap ‘hawkish’ tentang prospek inflasi ekonomi dan menaikkan suku bunga itu positif, atau bullish, untuk NZD.

NZD/USD melonjak hampir 50 pip dari level terendah satu bulan di 0,6599 meski sedikit lambat merespon kebijakan bank sentral yang berstatus-quo. Kiwi, di awal perdagangan turun terkait pembelian dolar AS yang terus berlanjut di seluruh perdagangan.

Waspada level 0.659, level terendah hari ini, jika menembus level tersebut, kiwi akan menuju ke level support selanjutnya di level 0.655. Melihat dari indicator stochastic, kiwi masih menunjukkan ‘bearish’.

Hot Topics

Minyak jatuh akibat kekhawatiran permintaan, catat rugi bulanan kedua

Harga minyak jatuh lagi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), memperpanjang penurunan tajam hari sebelumnya dan membukukan penurunan bulanan kedua berturut-turut karena meningkatnya...

Emas rebound, saat reli dolar AS terhenti dan kasus virus meningkat

Harga emas naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), rebound dari penurunan dua hari beruntun, saat reli dolar berhenti bersama dengan kekhawatiran atas...

Inggris mungkin terapkan penguncian nasional baru mulai Rabu

Perdana Menteri Inggris Boris Johnsons sedang mempertimbangkan menerapkan langkah-langkah penguncian nasional baru pekan depan, di tengah keprihatinan bahwa rumah sakit di seluruh negeri itu...

Related Articles

Enam Orang Tewas akibat Badai Tropis Zeta

Badai Zeta menyebabkan enam orang tewas dan meninggalkan jejak kehancuran setelahnya ketika badai tropis itu membawa angin kencang dan hujan lebat dari Pantai Teluk...

Indikator Iklim Bisnis Ifo Jerman Turun Dibawah Perkiraan

Indikator iklim bisnis Ifo Jerman turun menjadi 92,7 pada bulan Oktober 2020, dari angka tertinggi tujuh bulan di 93,2 pada bulan September...

Emas naik, dolar tergelincir saat kekhawatiran virus corona berlanjut

Harga emas naik pada akhir perdagangan Selasa, dan nilai tukar dolar AS melemah saat kekhawatiran atas lonjakan kedua dalam kasus virus corona. Sementara investor menahan...

Seminggu Jelang Pilpres, Trump & Biden Kampanye di Negara-negara Bagian Utama

Dengan hanya kurang dari satu minggu menjelang pemilihan presiden 3 November, petahana Presiden Donald Trump dari Partai Republik dan penantangnya dari Partai Demokrat Joe...