Friday, January 9, 2026

Kalender Ekonomi Hari Jumat ,09 Januari 2026; 9 Data / Berita Penting

Data Switzerland, Foreign Exchange Reserves untuk akan diumumkan pada jam 7:00 WIB dan diperkirakan di VS 727.39 (Nilai Sebelumnya). Data China, Chinese Inflation Rate YoY...

Emas Masih Cukup Rentan Lanjutkan Penurunan Tajam Kemarin

Emas mengalami aksi jual untuk hari kedua berturut-turut, meskipun penurunan tampaknya terbatas, mengingat risiko geopolitik yang meningkat dan pelemahan dolar AS yang dipengaruhi oleh kebijakan dovish The Fed memberikan dukungan bagi bullion. Para pelaku pasar juga tampaknya enggan dan memilih untuk menunggu rilis laporan NFP AS pada hari Jumat.

Gold Masih Tertekan Koreksi Jelang NFP

Harga emas tertekan turun karena kehati-hatian menjelang data pekerjaan penting AS (NFP) minggu ini. Harga emas turun menjadi sekitar $4.440 per ons pada hari...

Lemahnya Data Neraca Perdagangan Australia Semakin Menekan AUDUSD

Dolar Australia kembali melemah terhadap dolar AS pada Kamis setelah data Neraca Perdagangan Australia menunjukkan surplus perdagangan menyempit menjadi 2.936 miliar secara bulanan (MoM) pada November, turun dari 4.353 miliar pada periode sebelumnya.

USDJPY Kembali Terkoreksi Usai Sentuh Level Tertinggi Intraday

Yen melemah dan mendorong USDJPY menyentuh level tertinggi intraday sebelum berbalik terkoreksi. Tekanan datang dari data upah Jepang yang lemah serta ketidakpastian kebijakan Bank of Japan (BoJ). Namun, perbedaan ekspektasi kebijakan antara BoJ dan Federal Reserve (Fed) menahan pergerakan lanjutan USDJPY.

Data ADP Diperkirakan Membaik, Ke mana Arah Dolar?

Laporan data Ketenagakerjaan sektor swasta yang akan dirilis oleh Automatic Data Processing (ADP) diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan moderat pada Desember setelah pada laporan di November mencatat penurunan tajam. Para investor menantikan laporan ADP dan data ketenagakerjaan AS lainnya untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang ke mana arah suku bunga Federal Reserve (The Fed) selanjutnya.

USDJPY Terjebak di Antara Arah Kebijakan BoJ dan The Fed

Pergerakan USDJPY saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah mencatat kenaikan pada sesi perdagangan sebelumnya. Dinamika ini mencerminkan tarik-menarik antara faktor fundamental yang menekan yen Jepang dan faktor eksternal yang membatasi penguatan dolar AS. Ketidakpastian kebijakan moneter, risiko fiskal Jepang, serta sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rilis data ekonomi utama AS menjadi latar belakang utama pergerakan pasangan mata uang ini.

Perubahan Sentimen Pasar Memaksa GBPUSD Melepas Kenaikan Intraday

Pound sterling terpaksa melepas sebagian kenaikan yang diperoleh sejak sesi perdagangan Asia pada Selasa, seiring dengan membaiknya sentimen pasar secara keseluruhan. Data ISM Manufacturing PMI Amerika Serikat yang lemah sempat menekan dolar AS dan mendorong penguatan GBPUSD.

Sentimen dan Spekulasi Pasar Dorong Emas ke Level Tertinggi Sepekan

Emas melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya dan kini di level tertinggi satu minggu, ditopang oleh meningkatnya risiko geopolitik global yang mendorong permintaan aset aman (safe haven). Selain itu, spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter yang lebih longgar turut melemahkan dolar AS, sehingga mendukung penguatan harga emas.

Nada ‘Hawkish’ RBA Dan Melemahnya Dolar AS Topang Kenaikan AUDUSD

AUDUSD lanjutkan penguatan atas meningkatnya ekspektasi lanjutan pengetatan kebijakan moneter oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Hasil survei Australian Financial Review menunjukkan masih terdapat ruang bagi RBA untuk menaikkan suku bunga acuan hingga dua kali lagi guna meredam tekanan inflasi yang belum sepenuhnya terkendali.

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.