Reli Minyak Berakhir Di Tengah Kekhawatiran COVID-19

Kekhawatiran baru terhadap permintaan minyak di tengah meningkatnya kasus penyebaran COVID-19, dan produksi minyak kembali di Meksiko membuat minyak mentah hentikan kenaikannya selama tiga hari pada hari Kamis dan menjadi penurunan pertama di minggu ini.

Minyak mentah Brent turun 29 sen, atau 0,4%, di harga $71,96 per barel, setelah naik 1,7% pada hari Rabu. Minyak mentah WTI AS turun 44 sen, atau 0,6%, menjadi $67,92 per barel, setelah naik 1,2% di sesi sebelumnya.

Administrasi Informasi Energi AS (EIA) melaporkan bahwa persediaan minyak mentah Amerika berkurang minggu lalu untuk minggu ketiga berturut-turut dan permintaan bahan bakar secara keseluruhan meningkat ke level tertinggi sejak Maret 2020, mendorong kenaikan harga sekitar 10% hingga Rabu.

Namun, gambaran permintaan minyak tidak sepenuhnya bullish. persediaan minyak sulingan, yang meliputi solar dan bahan bakar jet, bertambah minggu lalu, naik 0,6 juta barel menjadi 138,46 juta barel, dibandingkan ekspektasi untuk penurunan 0,3 juta barel, menurut data EIA.

Kembalinya produksi minyak di teluk Meksiko, di mana kebakaran pada hari Minggu di anjungan lepas pantai menewaskan sedikitnya lima pekerja dan melumpuhkan produksi lebih dari 400.000 barel per hari (bph), juga menekan harga.

Pemex sejauh ini telah memulihkan produksi 71.000 barel per hari dan diperkirakan menambahkan 110.000 barel tambahan per hari dalam beberapa jam.

Sementara itu, secara lebih luas, wabah COVID-19 baru yang dipicu oleh virus corona varian Delta meningkatkan kekhawatiran kekuatan pemulihan ekonomi secara global.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.