Risalah Pertemuan RBA Tegaskan Potensi Lebih Banyak Kenaikan Suku Bunga

Hasil dari rilis minutes atau catatan dari pertemuan RBA pada awal Juni menunjukan bahwa Reserve Bank of Australia (RBA)  menaikkan suku bunga sebesar 50 bps menjadi 0,85% selama pertemuan Juni 2022.

Ini adalah kenaikan suku bunga back-to-back pertama dalam 12 tahun, karena dewan mengatakan dukungan moneter yang besar tidak lagi diperlukan di tengah kekuatan ekonomi dan tekanan inflasi saat ini.

Selain itu, pasar tenaga kerja juga kuat, karena lapangan kerja telah tumbuh dan tingkat pengangguran berada pada titik terendah dalam hampir 50 tahun.

Pembuat kebijakan memperingatkan bahwa pengetatan lebih lanjut sedang dalam proses, dengan ukuran dan waktunya dipandu oleh data yang masuk dan pandangan dewan tentang prospek inflasi dan pasar tenaga kerja.

Komite menegaskan kembali bahwa mereka berkomitmen untuk melakukan apa yang diperlukan untuk memastikan inflasi kembali ke target sambil memperhatikan prospek global, yang tetap tertutup oleh perang di Ukraina dan pengaruhnya terhadap harga energi dan komoditas.

Dewan menaikkan suku bunga pada saldo Exchange Settlement sebesar 50 bps menjadi 0,75.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.